Inspirasi

HIDUPKU. PILIHANKU.

Saya memilih.

Pilihan yang tersulit dan janggal seperti keluar dari pekerjaan mapan dan tidak bekerja selama dua tahun.

Pilihan yang setengah hati saya jalani kemudian menjadi seperti mujizat.  Sekolah bahasa Inggris di Surabaya yang semula bukan tujuan serius membawa saya bekerja di Bali. Kemudian pengalaman bekerja di Bali membawa saya merambah lebih jauh ke Karibia. Hidup dan bekerja di luar negeri.

Waktu berjalan dengan cepat tanpa menunggu siapapun.

Sepuluh tahun kemudian saya merasa sudah saatnya saya melakukan yang lain. Saya tergerak untuk melakukan sesuatu yang sudah lama saya dambakan.

 

tiarapermata@newyear2019

Look for your CHOICES, pick the best one, and then go with it – Pat Riley –

 

Saya segan mengerjakan pekerjaan monoton yang dulu membawa rasa aman.

Pilihan yang dulunya baik dan benar, yang kemudian tidak lagi menarik lagi.

Membosankan.

Aneh?.

Bagi sebagian orang saya orang aneh. Mereka tidak paham mengapa memutuskan untuk melakukan hal yang berbeda. Banyak orang yang berjuang untuk sampai di posisi saya. Mengapa saya harus mencari sesuatu yang belum pasti.

 

tiarapermata@newyear2019

We are the creative force of our life, and through our own DECISIONS rather than our conditions. If we carefully learn to do certain things, we can accomplish those goals – Stephen Covey –

 

tiarapermata@newyear2019

Petra, Jordan.

 

Tidak ada yang abadi.

Pilihan yang dulu luar biasa berkurang daya tariknya. Tidak ada yang abadi dalam kehidupan nyata. Setiap detik hidup berputar seperti roda.

Keinginan dan impian berubah sejalan dengan waktu.

Pilihan menjadi psikolog anak berubah menjadikan saya penduduk dunia. Bekerja di tempat yang indah dan unik. Berpetualang di tempat yang dulu hanya impian masa kecil. 

Mencoba hal baru.

Mencicipi petualangan yang dulu ketika masih kecil saya baca dari majalah dan tonton di TV. 

Mendebarkan dan penuh tantangan.

 

tiarapermata@newyear2019

Citadel, Amman, Jordan.

 

tiarapermata@newyear2019

Borobudur, Yogyakarta, Indonesia.

 

Setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda. Sering kali saya membandingkan pengalaman dengan orang lain. Saya bersyukur karena  dapat belajar dari pengalaman orang lain. Saya membaca kehidupan mereka di luar negeri.

Betapa menyenangkan bekerja dan traveling.

Hidup diantara orang asing dan bertukar budaya.

Dibalik itu semua, saya merasa kasihan dan ngeri membaca dan mendengar kisah – kisah yang miris. Tidak selalu bekerja di luar negeri mendatangkan rejeki dan kesenangan lainnya.

 

tiarapermata@newyear2019

CHOICES are the hinges of destiny – Edwin Markham –

 

Semua itu menjadi pemicu positif bagi saya.

Tergantung bagaimana saya meletakkan diri saya dalam segala situasi. Ketika orang lain mengintimidasi saya dengan mengatakan betapa sulitnya tinggal di luar negeri…

…saya mengantisipasi bagaimana hidup saya menjadi indah dan sukses.

Akal sehat.

Saya ingat beberapa orang pernah berkata “Berharap yang terbaik dan siap untuk yang terburuk”. Berharap sesuatu yang baik terjadi adalah hal yang mudah. Tapi berat bila harus bersiap untuk hal yang buruk. Benturan saya yang paling dasyat adalah menghadapi rasa takut.

Rasa takut untuk menghadapi konsekuensi dari setiap tindakan. Rasa takut menghadapi situasi yang belum pernah saya alami.

 

tiarapermata@newyear2019

Madaba, Jordan.

 

Seorang teman dekat mengatakan mengapa saya ingin melakukan sesuatu yang lain. Saya tidak muda lagi. Mapan dan sudah hidup dengan nyaman. Mengapa saya ingin pindah departemen dengan posisi baru? Percakapan kami membuat saya lebih ragu dan takut.

Saya takut bila ternyata pilihan saya adalah pilihan yang salah. Saya tidak mau kehilangan pekerjaan yang bagus.

Rasa aman seperti selimut hangat. Saya terbungkus rapat. Kepompong itu membuat saya tersengal dan gerah.

Saya ingin mengembangkan potensi dan menengok dunia lain. Mengembara ke tempat yang belum pernah saya lihat. Demikian juga melakukan sesuatu yang belum pernah saya lakukan.

Rasa takut itu selalu ada.

Rasa takut itu juga bagus.

Mendorong saya untuk benar-benar mempertimbangkan segala keputusan. Segala sisi saya telaah sehingga tidak kaget atau kecewa bila tidak terjadi.

Saya lebih takut bila ketika mencapai usia tua dan kemudian menyadari kehilangan sesuatu yang penting dalam hidup.

Tidak mengembangkan talenta.

Tidak lagi merasakan sensasi pengalaman baru dan getaran sesuatu yang baru.

Rasa takut inilah yang mendorong saya untuk melakukan pilihan – pilihan yang selama ini saya lakukan.

 

tiarapermata@newyear2019

Pine Forest Mangunan, Yogyakarta, Indonesia.

 

tiarapermata@newyear2019

Wadi Rum, Jordan.

 

tiarapermata@newyear2019

Sometimes it’s the small decisions that can change your life forever – Keri Russel –

 

Sebagai orang yang biasa jatuh dan bangkit lagi, merasakan pahit dan sedih adalah hal yang tidak asing lagi. Malah ketika semua berjalan dengan lancar, rasanya kurang ada tantangan dan bosan dengan situasi yang tidak ada gregetnya lagi.

Faith is what you believe, not what you know. Walk by faith, not by sight.

Faith is a sounder guide than reason. Reason can only go so far, but faith has no limits.

Tidak ada hal yang lebih baik daripada keyakinan kuat bahwa saya mampu melakukan semua keinginan saya. Dengan sepenuh hati melakukan dengan baik dan benar. Kalau saya berandai-andai saja dan mengharap sesuatu jatuh dari langit, maka saya akan selalu ditempat yang sama.

Semuanya tentunya akan baik – baik saja.

 

tiarapermata@newyear2019

Sunset Double 6, Kuta, Bali.

 

tiarapermata@newyear2019

Sunrise Bromo, East of Java.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English