Jalan-jalan, Yerusalem

GERBANG BERSEJARAH KOTA KUNO JERUSALEM

Ada delapan gerbang di tembok Kota Tua Yerusalem.

Dibangun pada awal abad ke-16 oleh Sultan Suleiman the Magnificent (Sultan Suleiman dari Turki yang Agung). Kami memasuki sebagian besar gerbang ketika masuk atau keluar Kota Tua.

 

Gerbang Zion

Gerbang ketiga dari empat gerbang utama Yerusalem adalah Gerbang Sion atau Zion. Juga dikenal dalam bahasa Arab sebagai Bab Harat al-Yahud, Gerbang yang mengarah ke makam Nabi Daud yang letaknya hanya beberapa langkah dari gerbang. Gerbang Sion juga mengarah langsung ke pemukiman Armenia dan Yahudi.

Gerbang dibangun oleh Sultan Ottoman Suleiman yang Agung pada tahun 1540. Dinding dekat Gerbang Sion berasal dari periode Hasmonean dan Herodian dalam sejarah Yerusalem.

Selama 1948 Perang Kemerdekaan Israel, pasukan Arab mengepung permukiman Yahudi di Yerusalem Tua. Untuk mematahkan pengepungan, milisi Yahudi menyerang unit tentara Yordania yang menjaga Gerbang Sion. Lubang-lubang yang memenuhi sebagian besar permukaan dinding Gerbang Sion berasal dari tembakan orang Yahudi yang ditujukan kepada orang-orang Yordania. Mereka berasal dari peluru yang meleset dari target.

Gerbang ini seperti Gerbang Jaffa, memungkinkan lalu lintas bagi pejalan kaki dan kendaraan. Namun sulit bagi kendaraan untuk melakukan manuver karena lorongnya berbentuk L. Sengaja dibangun dengan sudut tajam agar musuh kesulitan masuk ke kota. Namun gerbang ini hanya diperuntukan bagi kendaraan yang akan keluar dari Kota Tua.

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

Gerbang Dung

Pintu gerbang terkecil dan terendah di Yerusalem yang dibangun di dinding bagian selatan. Pada awalnya hanya gerbang dengan pembukaan yang sempit, kemudian diperluas dibawah kekuasaan Yordania antara tahun 1967-1948, untuk memungkinkan kendaraan masuk ke pintu gerbang. Setelah reunifikasi Yerusalem, gerbang ini direnovasi lagi.

Nama gerbang yang tidak biasa ini berasal dari sisa-sisa/sampah dari Bait Suci dibawa ke luar kota untuk dibakar. Gerbang Dung adalah gerbang untuk membuang sampah tidak hanya dari Kota Tua tetapi juga Gunung Bait Suci.

Gerbang Dung yang dikenal dalam bahasa Arab secara historis sebagai Gerbang Maroko atau Mughrabi. Sejak abad pertengahan juga dikenal sebagai Gerbang Silwan.

Gerbang ini mengarah langsung ke Tembok Barat (Western Wall) dan Southern Wall Archaeological Park (Taman Purbakala Southern Wall). Temple Mount terbuka untuk orang Yahudi dan Kristen. Dari situ pengunjung dapat melihat Dome of the Rock dan Masjid Al Aqsa dari jarak dekat.

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gateofoldcityjerusalem

Al Aqsa Mosque.

 

Gerbang Emas

Gerbang Emas atau Golden Gate terletak di sepanjang dinding timur Yerusalem, menghadap ke timur yang mengarah ke Lembah Kidron dan Bukit Zaitun. Sudah ditutup sejak abad pertengahan.

Gerbang Emas adalah gerbang tertua di Yerusalem dengan garis waktu yang masih diperdebatkan oleh para ahli dan arkeolog.

Ditutup oleh Islam pada tahun 810, dibuka kembali pada tahun 1102 oleh Tentara Salib. Kemudian ditutup kembali oleh Saladin setelah mendapatkan kembali Yerusalem pada tahun 1187. Sultan Ottoman Suleiman yang Agung membangunnya kembali tembok dan gerbang-gerbang di Kota Tua tetapi tetap menutup Gerbang Emas pada tahun 1541.

Tradisi Yahudi mengatakan bahwa melalui gerbang inilah Yang Diurapi (Mesias) akan memasuki Yerusalem.

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

Walled Golden Gate (view from Mount of Olive).

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

Gerbang Singa

Dinamakan Gerbang Singa atau Lion Gate karena ada empat singa yang menghiasi fasad gerbang. Gerbang ini juga disebut St Stephen’s Gate, setelah martir Kristen pertama, yang menurut tradisi dirajam di luar pintu gerbang.

Nama lain adalah Gerbang St. Anna sebagai tradisi Muslim yang menyatakan rumah dimana perawan Mary lahir dekat dengan gerbang ini. Oleh karena itu nama gerbang ini adalah Bab sitt Miriam, yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai Gerbang Maria.

Gerbang ini juga menuju Gereja St. Anna yang ada di sebelah kanan sehingga nama lain gerbang ini adalah St. Anna. Gerbang itu mengarah ke Via Dolorosa.

Kolam-kolam di Bethesda berada di depan Gereja St. Anna. Di sini Yesus menyembuhkan seorang pria lumpuh. Pada hari Paskah, umat Kristen berangkat dalam sebuah prosesi dari Gerbang Singa berjalan di sepanjang Via Dolorosa.

 

tiarapermata@gateofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gateofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@oldcityofjerusalem

 

Gerbang Herodes atau Gerbang Bunga

Salah satu gerbang Yerusalem yang terbaru. Beberapa mengklaim bahwa dekorasi mawar yang diukir di sekitar gerbang adalah asal namanya. Selama era Perang Salib, sebuah gereja dibangun di dekat daerah ini. Menurut tradisi setempat di dekat gerbang ini terletak kastil Herodes. Oleh karena tradisi ini maka gerbang ini diberi nama “Gerbang Herodes”.

Gerbang Herodes atau Herod Gate mengarah ke pemukiman Muslim dan pasar-pasar di Kota Tua. Selama pemerintahan Sultan Suleiman gerbang ini hanya pintu dengan pembukaan sempit, dimana sebagian besar waktu ditutup.

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

Gerbang Damaskus

Sayang sekali saya hanya melihat kemegahan gerbang ini dari jendela bis. Tidak ada kesempatan untuk menikmati keindahan dan keunikannya.

Gerbang Damaskus adalah satu-satunya gerbang Yerusalem yang mempertahankan nama yang sama setidaknya sejak abad ke-10. Gerbang Damaskus diapit oleh dua menara dan dibangun dengan mode ganda-L, mirip dengan Gerbang Jaffa dan gerbang-gerbang Yerusalem lainnya. Berbeda dengan Gerbang Jaffa dimana tangga naik menuju gerbang, di Gerbang Damaskus tangga turun menuju gerbang.

Seperti gerbang lain di Yerusalem, Gerbang Damaskus juga dikenal dengan banyak nama yang berbeda.

Tentara Salib menyebutnya Gerbang Santo Stefanus yang menyoroti  kemartiran Santo Stefanus. Secara tradisional di klaim kalau Santo Stefanus diseret keluar dari kota melalui gerbang ini dan dilempari batu di sisi jalan. Dari dua gerbang Yerusalem yang memiliki nama yang sama, gerbang ini yang paling mungkin dimana Santo Stefanus menjadi martir.

Orang-orang Yahudi menyebut Gerbang Damaskus karena jalan dari sana pertama-tama mengarah ke Sikhem kemudian ke Damaskus di Suriah. Orang-orang Arab menyebutnya Bab el-Amoud, atau Gerbang Pilar. Oleh karena itu juga nama Gerbang Kolom. Orang-orang Arab juga menyebutnya sebagai Gerbang Nablus.

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

Gerbang Jaffa

Lokasinya yang strategis dan posisi penting dalam sejarah serta kemampuannya untuk mengakomodasi lalu lintas kendaraan dan manusia, membuatnya menjadi salah satu gerbang yang paling unik di Yerusalem.

Jalan yang mengarah dari gerbang ini menuju ke barat ke kota pelabuhan Jaffa atau Joppa. Gerbang bagi pemukiman Yahudi dan Kristen, serta bagian-bagian yang paling populer di pasar dan ke Menara Museum David. Pernah menjadi benteng Yerusalem dan sekarang menjadi sebuah karya sejarah.

Menghadap ke barat, Gerbang Jaffa adalah gerbang Yerusalem yang paling terkenal dan paling sibuk. Ini adalah satu-satunya gerbang di sisi barat kota tua. Gerbang yang berdiri hari ini dibangun kembali pada tahun 1538 oleh Sultan Ottoman Suleiman yang Agung.

Seperti gerbang lain di Yerusalem,dikenal dengan banyak nama yang berbeda. Nama Arabnya adalah Bab el-Halil. Bab el-Halil diterjemahkan sebagai Gerbang Yang Dicintai. Ia juga dikenal di dunia Arab sebagai Gerbang Hebron. Yang Dicintai, tentu saja, Abraham, sahabat Allah terkasih dan patriar agung dari agama Muslim, Kristen dan Yahudi.

Juga disebut Gerbang Chevron, karena jalan dari gerbang ini mengarah ke Chevron juga. Juga telah disebut Gerbang Teman dan Pintu Gerbang Doa Daud.

Seperti banyak gerbang Yerusalem, bangunan itu memiliki struktur internal berbentuk-L. Gerbang  terbuat dari batu bata besar, dipahat, berwarna pasir dan tingginya sekitar dua puluh kaki. Dinding naik dua puluh meter di atas gerbang.

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

tiarapermata@gatesofoldcityjerusalem

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English