Bali, Perjalanan Darat

DESA TRADITIONAL PENGLIPURAN

Desa bambu yang sering digunakan oleh para raja untuk plesir selama  masa kejayaan kerajaan di Bali.

Penglipuran berarti penghibur karena desa dikelilingi oleh udara segar, alam dingin dan lingkungan hijau. Desa ini bersih dan tenang – jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota. Sekitar 700 meter di atas permukaan laut. Ada juga cerita bahwa nama Desa Penglipuran dari orang-orang tua berasal dari “Pengeling Pura” berarti ingat dengan leluhur.

Ketika saya bekerja di salah satu agen perjalanan terkenal di Denpasar, Bali, saya sering berhenti di desa yang menyenangkan dan menawan ini. Sebagian besar ketika saya dan rekan kerja atau tamu datang dari Kintamani.

Belakangan ketika pergi ke sana bersama saudara dan keluarga, saya melihat tidak ada perubahan sama sekali. Bersih dan nyaman dengan jalan utama yang luas dari utara ke selatan. Satu-satunya yang berbeda adalah tempat parkir untuk kendaraan. Lebih luas dan memudahkan bagi pengunjung.

Kami pergi ke sana setelah Hari Kemerdekaan Indonesia. Seluruh desa dihiasi bendera merah dan putih. Menakjubkan. Sepertinya desa bernyanyi bersama-sama saat kemerdekaan negara. Desa ini adalah desa bambu tradisional yang sebagian besar rumah (dari gerbang ke atap) dan alat rumah tangga terbuat dari bambu.

Penduduk desa sejak usia dini selalu mematuhi awig-awig (aturan) yang ditetapkan dari generasi ke generasi. Aturan tentang kebersihan, sistem pembuangan limbah (tidak diperbolehkan membuang sampah sembarangan) dan peraturan terkait lainnya untuk melestarikan tradisi dan nilai budaya mereka.

 

tiarapermata@penglipuranvillage

Traditional Balinese front door.

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

 

tiarapermata@penglipuranvillage

Traditional bamboo kitchen.

 

tiarapermata@penglipuranvillage

Traditional forest.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English