Afrika, Kairo

GEREJA DAN SITUS LAWAS DI JANTUNG KOTA TUA KAIRO

Koptik Kairo adalah salah satu tempat paling bersejarah dan indah di jantung kota tua Kairo.

Koptik Kairo meliputi Benteng Babilonia, Museum Koptik, Gereja Gantung, Gereja Yunani St. George dan banyak gereja Koptik lain serta situs bersejarah. Diyakini dalam tradisi Kristen bahwa Keluarga Kudus singgah dan tinggal di daerah ini. Koptic Kairo adalah benteng bagi Kekristenan di Mesir sampai era Islam, meskipun sebagian besar bangunan gereja di Koptik Kairo dibangun setelah penaklukan Muslim di Mesir pada abad ke-7.

Selama abad ke-6 SM, Persia membangun sebuah benteng yang disebut Babel di Sungai Nil. Mereka juga membangun kanal yang menghubungkan Nil ke Laut Merah.

Gang-gang sempit dan bangunan tua di Kairo Tua masih memiliki nuansa kota zaman kuno.

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

Entrance to the Abu Serga Church.

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

The Church of St. George is a Greek Orthodox church within Babylon Fortress.

 

tiarapermata@oldcairochurches

Babylon Fortress.

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

Gereja St. Sergius dan Bacchus (Abu Serga)

Dipercaya dalam tradisi Kristen bahwa Keluarga Kudus tinggal di Gereja St. Sergius dan Bacchus. Mereka mungkin tinggal di ruang bawah tanah sementara Joseph bekerja. Gereja kemudian dikenal sebagai Gereja Abu Serga.

Gereja ini didedikasikan untuk Sergius dan Bacchus, prajurit dan martir pada abad ke-4 di Suriah pada masa pemerintahan Kaisar Romawi Maximianus. Dibangun pada abad ke-4 dan mungkin selesai pada abad ke-5. Kemudian gereja ini terbakar dan dibangun kembali, demikian secara terus menerus sejak Abad Pertengahan.Gereja dianggap sebagai model gereja Koptik awal.

Bagian paling menarik adalah ruang bawah tanah di mana Maria, Yusuf dan bayi Yesus dikatakan beristirahat. Sayangnya, ruang bawah tanah adalah 10 meter dari permukaan sungai Nil. Jadi sering banjir ketika tingkat Sungai Nil meningkat. 

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

Gereja Ortodoks Koptik Perawan Maria 

Dikenal sebagai Gereja Gantung  (El Muallaqa). Dinamai The Hanging Church karena gereja ‘tergantung’ di atas gatehouse benteng Romawi kuno. Salah satu gereja tertua di Mesir dan gereja Kristen Koptik yang paling terkenal di Kairo.

Pintu masuk melalui gerbang indah mengarah ke sebuah halaman terbuka yang diapit oleh mozaik. Di atas tangga terdapat tiga pintu kayu yang dihiasi dengan pola geometris dan di bingkai ukiran dekoratif dinding batu.

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

Mosaic outside The Hanging Church.

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

tiarapermata@oldcairochurches

Mass in progress.

 

tiarapermata@oldcairochurches

 

St. Simon the Tanner Monastery

Berada di bagian timur tepi Sungai Nil di belakang desa Zabbaleen. Desa Zabbaleen tempat para pemulung di Kairo tinggal. Bukan hal yang mudah untuk mencapai gereja ini karena bau sampah sangat kuat. Tetapi begitu sampai di lokasi gereja suasana jauh berubah.

Gereja St Simeon the Tanner amfiteater dapat menampung 20.000 orang. Diukir di sebuah gua di belakang Bukit Muqattam. Dibangun pada tahun 1970 di sebuah gua yang dianggap pernah menjadi tempat tinggal bagi pertapa Kristen.

 

tiarapermata@St. Simon the Tanner Monastery

The garbage-scavenging Zabbaleen established the largest Christian church in the Middle East at the Monastery of St. Simon.

 

tiarapermata@St. Simon the Tanner Monastery

 

tiarapermata@St. Simon the Tanner Monastery

The Church of St Simon the Tanner, is carved into a cave on a ridge of Muqattam Hill.

 

tiarapermata@St. Simon the Tanner Monastery

The most beautiful characteristic of the church is the stories carved into the mountain rocks.

 

tiarapermata@St. Simon the Tanner Monastery

 

tiarapermata@St. Simon the Tanner Monastery

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English