Bekerja di Luar Negeri, North Caicos

HIDUP SAYA SEHARI – HARI DI NORTH CAICOS

Hari ini saya pulang lebih awal dari biasanya. Sekitar jam 4 sore.

**cerita lama ketika tinggal dan bekerja di Turks and Caicos Islands**

Saya harus naik staf boat dari hotel ke North Caicos. Setelah tas diperiksa, saya menunggu di dermaga. Jadwal keberangkatan staf boat berikutnya satu jam lagi. Lewat jadwal keberangkatan berarti menunggu sampai ada staf boat yang akan berangkat. Seringkali kapten kapal berbaik hati untuk mengantar saya menyeberang.

Saya punya dua pilihan jika pergi atau pulang kerja di luar jam kerja, jalan kaki atau menunggu jemputan.

 

Jalan kaki pulang kerja

Hari masih cerah, saya memilih pulang dengan berjalan kaki.

Setelah staf boat mencapai dermaga Sandy Point, saya berjalan kaki ke apartemen sekitar 45 menit. Sebenarnya jalan utama lebih cepat tapi karena jalan itu sepi dan rusak, saya memilih jalan memutar.

Saya tidak pernah berpikir sebelumnya bahwa saya akan bekerja di Karibia. Saya belum pernah mendengar negara dengan nama Turks dan Caicos Islands sebelumnya. Tentu saja saya mengenal Bahamas, Jamaika, Kuba dan lain-lainnya.

Saya datang ke negara antah berantah. Banyak yang mengatakan Turks and Caicos masuk radar pariwisata 20 tahun yang lalu.

Kepulauan Turks dan Caicos adalah negara pulau tropis kecil yang terletak dibagian selatan Bahama. Satu penerbangan langsung dan singkat dari beberapa kota di Amerika Serikat.

Kepulauan Turks dan Caicos atau TCI adalah Teritorial Luar Negeri Inggris yang terdiri dari Caicos Islands (terdiri dari pulau besar) dan Turks Islands (terdiri dari pulau yang lebih kecil).

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

Conch shells

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

Turks Islands terpisah dari Caicos Islands oleh Turks Island Passage yang terdiri dari Grand Turks dan Salt Cay.

Caicos Islands terdiri dari Middle Caicos (pulau terbesar), Providenciales (pulau terpadat), North Caicos, South Caicos, Parrot Cay, East Caicos and West Caicos  (bagian dari Distrik Providenciales).

Turks dan Caicos memiliki resor mewah dengan pantai terindah di dunia. Banyak olahraga air  menakjubkan dengan lingkungan maritim yang masih asri. Terumbu karang terbesar ketiga di dunia dengan olahraga selam tiada bandingnya.

Saya mencintai negara ini dengan segala keindahan dan kedamaian. Tidak banyak orang yang datang ke negeri ini.

Saya tinggal di North Caicos, tepatnya kawasan Sandy Point. Bahkan lebih tenang dibanding dengan Providenciales.

North Caicos adalah pulau terbesar kedua di Kepulauan Turks dan Caicos setelah Middle Caicos. Pulau ini hanya kurang dari satu jam perjalanan dengan kapal dari Providenciales. Koloni satwa liar seperti flamingo merah muda adalah penduduk  tetap North Caicos. Tempat yang ideal untuk penjelajah dan pecinta alam.

Kurang berkembang dibanding dengan Providenciales. Menawarkan pantai yang indah dan jernih untuk berenang dan snorkeling.

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

Jalan-jalan umum (selain di depan apartmen) bagus dan mulus. Mudah bagi orang yang belum mengenal North Caicos untuk menjelajah sampai ke ujung North Caicos atau sampai ke Middle Caicos.

Teman-teman saya ketika mereka punya waktu dan bosan tinggal di rumah, mereka bersepeda ke Kew atau menjelajahi Bottle Creek. Berbelanja atau makan siang di salah satu warung di Bottle Creek.

Saya tidak terbiasa dengan suasana sepi.

North Caicos yang sunyi senyap membuat saya tidak betah selama tahun pertama.

Sunyi.

Tidak ada mobil lalu lalang. Kalaupun ada mobil, hanya satu atau dua yang lewat selama 45 menit saya berjalan pulang. Seringkali ada orang yang baik menawarkan tumpangan. Bergantung pada keadaan dan mood saya hari itu. Terkadang saya menerima tawaran mereka atau menolak.

Saya menolak karena saya ingin jalan kaki atau tidak mengenal supir.

Ketika saya tinggal di North Caicos relatif aman. Tidak ada kejahatan. Tapi saya harus tetap waspada. Saya dengan sopan menolak dan mengatakan bahwa saya ingin berolahraga, menghilangkan penat setelah berjam-jam bekerja.

Sejak saya mengambil alih pekerjaan manager di Guest Service, tugas saya semakin bertambah. Saya bekerja lebih banyak di depan komputer. Seandainya saya tidak mengirim email atau memesan barang, saya harus bertemu dengan para tamu atau memberikan arahan untuk staf lain. Belum lagi membantu front desk, departemen rekreasi dan banyak pekerjaan tambahan lainnya.

 

Tinggal di North Caicos seperti pulang ke rumah

Jauh dari lingkungan kerja yang tidak pernah berakhir. Sungguh lega sampai ke apartemen. Lepas sepatu, minum teh atau melakukan pekerjaan rumah.

Pertama kali tinggal di North Caicos, saya tidak tahu harus berbuat apa ketika sampai di apartemen.

Meski saya orang rumahan saat tinggal di Bali, setidaknya saya mendengar suara kendaraan di jalan, tetangga berbicara, teman sekamar nonton tv atau bercakap-cakap, pedagang makanan lewat dan banyak lagi.

Saya benar-benar terisolasi di North Caicos.

Tetangga terdekat adalah rumah besar yang tidak pernah saya lihat penghuninya. Rumah lain berjarak 500 meter. Sisanya semak belukar, pohon yang pendek dan hutan mangrove.

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

White sandy beaches all over the island.

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

Tidak ada suara.

Sunyi.

Teman masih bekerja atau beristirahat setelah seharian bekerja.

Suara yang terdengar adalah suara burung gagak. Sesekali, suara mobil yang melewati jalan rusak.

Pertama kali aku merasa aneh dan ngeri saat melihat begitu banyak burung gagak. Saya belum pernah melihat gagak yang berkelompok. Mereka mengeluarkan suara keras, terbang rendah dan kemudian bertengger di dahan. Lalu terbang menuju ke arah lain.

Tapi tahun terakhir sebelum saya meninggalkan Turks dan Caicos Island, saya jarang mendengar suara ini lagi.

Mungkin semakin banyak permukiman. Atau karena lingkungannya terpengaruh dengan perubahan cuaca dan kehidupan masyarakat yang tidak mengindahkan pelestarian alam dan sekitarnya.

 

Pertama kali naik di belakang mobil pickup

Bersama teman sekerja. Ha ha ha…

Pertama kali rasanya aneh.

Tidak aneh bagi teman-teman dari Bali (kebanyakan teman dari Indonesia berasal dari Bali). Terutama mereka yang tinggal di pedesaan, saat mereka harus pergi ke pura atau bekerja di ladang. Lebih praktis buat mereka yang pergi ke beberapa tempat dengan banyak barang bawaan.

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

Mereka dengan santai duduk di lantai truk dan menikmati perjalanan singkat. Lalu melompat turun. Saya tidak tahu bagaimana cara naik dan turun. Sampai seorang teman tidak sabaran, dia tarik tangan dan mendorong saya untuk duduk di lantai truk saat tiba-tiba truk pickup bergerak. Akibatnya, pantat dan tangan saya memar.

Turks dan Caicos Islands mengajar saya untuk lebih mandiri dan keluar dari zona nyaman.

Jika bekerja di siang hari, saya memilih untuk menunggu jemputan. Ada beberapa teman yang memiliki shift kerja yang sama. Kami menunggu bus di bawah pohon di dekat jalan utama. Teman-teman membuat bangku darurat dengan mengumpulkan batu dan meletakan kayu di atasnya sebagai halte bus sementara.

Tak ketinggalan teman alami kami, sandflies dan nyamuk, setia menemani. Setiap kali teman-teman melangkah keluar dari apartemen mereka bau obat nyamuk semprot.

Saya tidak suka bau itu. Jadi saya memakai jaket, celana panjang dan topi. Herannya ketika saya ganti pakaian seragam, terkadang menemukan nyamuk mati di dalam pakaian. Dari mana mereka masuk?.

 

Berburu makanan

Benar, berburu makanan.

Saya merasa aneh dengan istilah ini saat seorang teman mengatakan dia akan berburu makan malam.

Ternyata dia mau pergi memancing di laut.

Dia berkata sambil membuka salah satu pintu lemari dan mengeluarkan seember penuh alat pancing. Berbagai jenis pancing, tali dan umpan.

Dua sampai tiga jam kemudian (jika beruntung) dia datang dengan ikan. Dia dan beberapa teman langsung memotong ikan dan memasak. Kalau menangkap lebih banyak, mereka menyimpan di freezer. Makan malam dengan sup ikan pedas bumbu Bali. Sedapnya.

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

Bukan hal yang aneh bila mereka pulang kerja langsung mengambil peralatan memancing dan pergi. Selain terapi setelah kerja seharian, makan ikan adalah selingan setelah setiap hari makan di kafetaria.

Mereka tidak hanya memancing ikan tapi juga penghuni laut lainnya. Ikan pari, bonefish (ikan lebih banyak duri daripada daging), cumi, barakuda (banyak teman takut makan karena curiga ikan beracun dan nurse shark. 

Tentu saja hiu dan barakuda dilepas kembali ke laut. Sesekali teman saya, kalau mau, membawa pulang ikan pari dan bonefish. Ada beberapa teman yang cakap memasak makanan dengan jenis ikan ini.

Suatu ketika saya bergabung. Saya hanya bisa bertahan kurang dari sepuluh menit. Nyamuk benar-benar tak kenal ampun. Teman yang fanatik dengan hobi mereka, tidak terganggu dengan gigitan nyamuk. Mereka persenjatai diri dengan semprotan nyamuk dan sekujur tubuh tertutup rapat dengan pakaian kecuali tangan dan kaki.

Saat musim kepiting tiba, teman-teman berburu di malam hari. Berbekal ember plastik dan senter, mereka berjalan mengelilingi kawasan Sandy Point. Jika beruntung, mereka bisa pulang dengan seember kepiting.

Kemudian mereka menyimpannya di kandang atau kotak karton selama beberapa hari sambil diberi makanan. Menunggu kesempatan bagus untuk pesta kepiting.

Setiap kali saya makan kepiting,  sekujur badan saya akan gatal. Terutama wajah. Saya tidak peduli. Setiap kali mereka memasak saya selalu makan dengan penuh semangat.

Kejadian konyol lainnya saat musim kepiting. Ketika saya bekerja di kantor pada malam hari, seorang teman menitipkan sebuah kotak kardus di belakang meja. Tak lama kemudian saya mendengar suara seperti orang menggaruk-garuk.

Wow … saya lari ketakutan keluar kantor dan meminta tolong teman yang sedang bekerja. Ketika dia melihat kotak itu langsung tertawa terbahak-bahak

“Jangan khawatir, cuma kepiting. Mereka minta keluar”.

“Mengapa mereka ingin keluar? Ohhh nooo…Mereka tidak bisa bernafas !!” Saya panik

“Tidak apa-apa, mereka bisa bernapas. Lihat banyak lubang di dalam kotak.” Menunjuk ke lubang di sekeliling kotak.

“Tolong pindahkan ke ruangan lain.” Saya mohon.

“Tidak masalah”. Dia berkata sambil mengangkat kotak itu.

Huh !!!

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

tiarapermata@turksandcaicosislands

 

North Caicos Island sering disebut sebagai ‘Garden Island’ Turks and Caicos Islands. Karena lokasi, pulau ini memiliki curah hujan sepanjang tahun lebih banyak di banding pulau lainnya. Dan juga lapisan tanahnya yang kaya, Lebih subur dan pepohonan banyak berbuah dibandingkan pulau lain.

Oleh karena itu kami juga menikmati produk lokal disini seperti mangga, pepaya, pisang dan bahkan manggis.

Kami membeli produk segar dari supermarket atau dipetik dari tanah sekitar pemukiman kami.

Jadi selain menikmati olahan laut, Kami juga makan sayuran seperti lawar pepaya (salad pepaya muda cincang), Jukut Ares (sup dari batang muda pohon pisang) dan masih banyak lagi.

Semua masakan Bali. Lezat dan ingin terus makan.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English