Amersfoort, Jalan-jalan

AMERSFOORT KOTA KUNO YANG CANTIK

Amersfoort adalah kota tua yang indah yang terletak di tengah Belanda.

Sebuah kota kuno yang indah, Amersfoort, penuh dengan pemandangan abad pertengahan yang masih dalam kondisi bagus. Sayang sekali bila saya melewatkan kesempatan untuk mengunjungi kota tua ini. Saya diundang oleh mertua adik saya untuk mengunjungi kota mereka yaitu Amersfoort,  terletak di sebelah barat Amsterdam.

Kota yang sarat dengan sejarah dari mulai abad pertengahan, yaitu pada abad ke-13, seperti jalan-jalan kecil, kanal dan monumen yang tersebar di seluruh kota. Kondisi bangunan yang masih bagus dan terjaga dengan baik. Tidak hanya sejarahnya, kota ini dikelilingi dengan alam yang indah.

Saya naik kereta dari Amsterdam ke Amersfoort. Perjalanan yang singkat. Ketika saya baru merasakan nyamannya perjalanan ini, tiba-tiba kereta sudah masuk stasiun Amersfoort. Mertua adik saya sudah menunggu di pintu masuk.

Sebelum kami berjalan di pusat kota Amersfoort, terlebih dahulu kami menikmati pemandangan Hoge Veluwe National Park. Kemudian perjalanan kami dilanjutkan dengan berjalan – jalan di pusat kota.

Meski kota ini adalah kota yang sibuk, pusat kota mudah dijelajahi dengan berjalan kaki. Banyak bangunan yang di restorasi dengan bagusnya. Kota tua menawarkan jalan-jalan yang tenang dan penuh pesona. Kami berjalan perlahan sepanjang kanal. Meski hari berawan, kami merasa nyaman dengan udara yang tidak begitu dingin dan tidak berangin.

Ketika kami menyusuri kanal, saya tertarik dengan salah satu bangunan seperti pintu masuk sebuah benteng. Ternyata memang benar sebuah pintu gerbang abad pertengahan, Koppelpoort, yang menggabungkan gerbang darat dan air. Pintu ini merupakan bagian dari tembok kota kedua Amersfoort. Mengesankan.

Kami terus berjalan dan semakin masuk pusat kota. Kiri dan kanan jalan mulai di penuhi dengan toko dan cafe. Lorong – lorong sempit yang menyimpan misteri abad pertengahan mereka.

Simbol lain kota adalah menara Toren, Onze Lieve Vrouwetoren (The Tower of Our Lady), yang tingginya 94 meter. Sebenarnya, menara ini bagian dari kompleks arsitektur yang megah dan gereja terindah di seluruh Belanda. Namun, ruang bawah tanah gereja tersebut digunakan untuk menyimpan bubuk mesiu, yang meledak pada tahun 1787. Hanya menara yang bertahan. Di kaki menara adalah alun-alun Lieve Vrouwe Kerkhof.

Akhir dari tur kami.

Kami bergegas menuju ke tempat parkir mobil karena udara semakin dingin dan sepertinya akan hujan.

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

Koppelpoort is one of the old entry gates into Amersfoort, both through water and by foot/carriage. It used in the old days to enter the town.

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

 

tiarapermata@amersfoortnetherland

Onze Lieve Vrouwetoren (The Tower of Our Lady).

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English