Hidangan Lezat, Spanyol

CITA RASA KHAS MADRID: PAELLA DAN TAPAS

Saya menyukai kota tua dan berjalan-jalan menikmati bangunan tua.

Berjalan berlahan mengagumi nuansa kota tua dan ornamen yang menghiasi sudut kota. Ada kalanya jadwal kami sibuk sepanjang hari. Dari pagi sampai malam. Terkadang tidak ada waktu untuk meregangkan kaki.  Selalu saja ada tempat yang harus dikunjungi sebelum matahari terbenam. Bergegas untuk ke suatu tempat sebelum jam tutup.

Waktu jeda benar-benar dibutuhkan antara perjalanan sibuk. Kami mengaso tanpa harus mengejar waktu. Saat seperti ini juga salah satu cara terbaik untuk benar-benar mengenal Madrid.

Kami masuk dan keluar pertokoan, duduk di taman (sementara keponakan bermain di taman bermain) dan mengagumi ornamen yang menghias balkon. Saat kami lelah, kami berhenti di salah satu toko atau kafe untuk membeli secangkir kopi atau es krim dan mengistirahatkan kaki yang lelah.

Kami mengunjungi The Plaza Mayor (dalam Bahasa Ingris Main Square), sebuah arcade besar di pusat kota Madrid. Awalnya disebut Plaza del Arrabal. Dikelilingi oleh tiga gedung bertingkat yang menghadap plaza. Alun-alun (bentuk persegi empat simetris) dibangun pada masa jaya Philip III.

 

tiarapermata@madridfrance

Originally it was called the Plaza del Arrabal. It is a grand arcade square in the center of Madrid.

 

tiarapermata@madridfrance

In the center of the place is the statue of Philip III on horseback designed by Giambologna.

 

tiarapermata@madridfrance

It is surrounded by three-story residential buildings with the total of nine entrance ways. (Left picture is one of the entry way).

 

Kami berjalan ke jalan yang lebar disebut The Paseo del Prado. Meski matahari sangat terik dan panas, kami merasakan sejuknya angin yang sepo-sepoi ketika berjalan di bawah pohon-pohon besar dan rindang. Jalan ini adalah salah satu jalan utama yang memiliki sejarah tertua di Madrid. Pusat budaya dan wisata penting di kota ini, termasuk Museum The Prado.

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

 

Setelah puas mengitari Prado Museum, kami makan siang disalah satu kafe dekat museum. Saya memilih Paella, hidangan nasi khas dari Valencia. Pertama kali saya makan Paella ketika saya bekerja di Nusa Dua, Bali. Teman saya, orang Jepang, memesan makanan ini dan makan dengan lahap. Ketika saya tanya apakah makanan itu enak, dia malah menawarkan untuk mencicipinya. Sejak saat itu saya ketagihan makan Paella. Saya memesan seafod Paella yang terdiri dari nasi putih, udang, kerang dan calamaries dengan saffron dan rosemary sebagai bumbunya.

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

Attractive balcony.

 

Hidangan ini tidak melulu menggunakan bahan yang sama. Bermacam-macam jenisnya, dari hidangan laut seperti ikan, kepiting, udang dan lobster sampai dengan sayur musiman. Sayuran musiman seperti kacang hijau, sayuran hijau, paprika, kacang polong dan banyak lagi. Bahkan orang menambahkan daging dan sayur ke paella yang berasal dari pesisir. Tidak ada keharusan penggunaan bahan tertentu untuk masakan ini.

Selain Paella, saya tahu bahwa Spanyol terkenal dengan hidangan spesial lainnya. Namun, saya pikir sebelumnya bahwa Tapas hanya dinikmati untuk camilan sore atau makanan pembuka saja. Kemudian saya tahu bahwa bisa dinikmati sepanjang hari dari pagi sampai malam dan di mana saja.

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

 

tiarapermata@madridfrance

Seafood Paella.

 

tiarapermata@madridfrance

Tapas.

 

tiarapermata@madridfrance

 

Kami berjalan kembali ke parkir dan meluncur kembali ke apartemen yang kami sewa. Salah satu kemewahan setelah beberapa lama tinggal di tenda. Kami bisa masak dan mencuci pakaian. Setelah makan malam, saya duduk di ruang depan sambil nonton serial drama Amerika di TV yang di dubbing dalam bahasa Spanyol.  

 

Catatan:

Cerita ini berdasarkan pengalaman saya pada tahun 2012. Mungkin ada perkembangan atau perubahan sesudah cerita ini ditulis. Jika anda ingin melakukan perjalanan, carilah  informasi yang terkini. 

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English