Jalan-jalan, Orléans

MELAWAT KE KOTA PAHLAWAN PERANCIS

Orléans adalah pemberhentian pertama kami dalam perjalanan ke Lourdes, Prancis.

Kota ini terkenal dengan Pahlawan Joan de Arc (Jeanne d’Arc dalam bahasa Prancis). Dia adalah tokoh wanita terkenal Orléans yang membebaskan Prancis dari pengepungan tentara Inggris. Dia memakai baju besi dan membela kota tersebut dari gempuran tentara Inggris.

Charles VII of France takut jika kota Orleans jatuh, kota-kota lain di Prancis akan mengikuti. Di setiap sisi kota penuh dengan kenangan akan kegagahan Joan de Arc. Orléans juga merupakan persinggahan paling nyaman setelah kami menempuh perjalanan jauh dari Amsterdam. Kota ini layak dikunjungi dengan châteaux menawan, taman yang indah dan tempat-tempat bersejarah.

Kami sampai di perkemahan sekitar jam 5 sore. Terakhir kali saya berkemah saat masih di bangku SMP bersama teman-teman dekat. Meski saat itu kami berkemah, teman laki-laki yang mendirikan tenda dan api unggun.

 

tiarapermata@orléansfrance

The Loire River.

 

tiarapermata@orléansfrance

 

Hari sudah larut dan gelap saat kita mendirikan tenda. Saat yang menakutkan. Saya tidak tahu bagaimana caranya dan gugup pada saat bersamaan. Mungkin pertama kali saya mendirikan tenda atau mungkin saya tidak suka bekerja dalam kegelapan.

Akhirnya setelah berjam-jam berusaha keras untuk mendirikan tenda, saya bisa bernapas panjang dan lega. Kami mengatur barang bawaan dan makanan. Meski lelah saya tidak bisa tidur nyenyak. Terbangun beberapa kali ketika mendengar suara dari berkemah lain. Tidak mudah tidur dengan lingkungan asing. Terjaga dengan suara seseorang yang berjalan lewat tenda kami.

Keesokan paginya kami pergi ke kota setelah sarapan. Kami membawa barang-barang berharga kami dan meninggalkan barang lain di tenda.

Akhir pekan di Eropa sama dengan hari libur. Kami tidak menemukan toko atau mal yang buka. Semuanya tutup pada saat itu. Satu-satunya bisnis yang masih buka adalah metro dan restoran.

Untungnya, ada sebuah pameran yang berlangsung di tengah kota.  Pameran atau pendaftaran untuk segala jenis hobi. Tenda putih bertebaran, kecil dan besar. Berbagai jenis hobi dari musik hingga seni bela diri, mulai dari merajut sampai buku dan masih banyak lagi lainnya.

Saat kami berjalan mengelilingi pusat kota, kami melihat kota yang hampir kosong. Meski pameran berlangsung tidak banyak orang atau turis yang lewat di jalan utama. Kami menikmati cuaca yang cerah dan bersenang-senang. Pertama kalinya saya melihat orkestra bagpipe Irlandia. Mereka bermain dengan nada lembut dan harmonis.

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

Not everything closed.

 

tiarapermata@orléansfrance

Cute food stall.

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

Right picture – statue of Joan of Arc (Jeanne d’Arc) in the city square or Place du Martroi.

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

 

Dari kejauhan, The Cathedrale Ste-Croix berdiri dengan bangga. Tepat di tengah jalan utama. Tempat penuh pesona dengan kisah kemenangan Maid of Orleans, Joan de Arc.

Setelah berjalan-jalan yang menyenangkan di sekitar kota, kami kembali ke perkemahan. Lokasi perkemahan kami sangat indah. Paling indah dari seluruh perkemahan selama liburan kami mengelilingi Eropa. Saya bisa duduk di tepi sungai berjam-jam.

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

 

tiarapermata@orléansfrance

More and more attractions around the city. Mini train for children.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English