Cruise, Grand Turks

JALAN-JALAN KE GRAND TURKS

Hari ini kami naik kapal pagi ke Provo.

 **cerita lama ketika bekerja dan tinggal di Turks and Caicos Islands.**

Kami naik penerbangan pertama ke Grand Turks. Perjalanan ini sudah kami rencanakan cukup lama. Kami berenam. Tapi saya pergi dahulu dengan dua teman. Teman yang lainnya naik penerbangan berikutnya.

Grand Turks adalah ibu kota dan pulau terbesar di Kepulauan Turks dan Caicos. Tempat ini juga merupakan rumah bagi ibu kota negara bagian Cockburn Town.

Christopher Columbus pertama kali melakukan pendaratan dalam pelayarannya ke Dunia Baru pada tahun 1492. Astronot AS John Glenn mendarat di Grand Turks hampir 500 tahun kemudian. Ia menjadi manusia Amerika pertama yang mengorbit Bumi.

Kami bertiga melakukan perjalanan terpisah karena kami akan melakukan tur pagi untuk bermain dan mencium ikan pari di Gibbs Cay.

Begitu melewati gerbang kedatangan di airport, kami naik taksi ke Margaritaville. Kami memilih tanggal untuk pergi ke Grand Turks saat kapal pesiar mendarat. Saat tidak ada jadwal kapal ke Grand Turks, kota ini seperti kota hantu. 

 

tiarapermata@grandturks

Boat trip to the main island.

 

Hari masih di pagi saat kami tiba di Margaritaville. Saya melihat dari kejauhan penumpang kapal berjalan dari kapal ke dermaga.

Pusat rekreasi siap menyambut mereka.

Tenda dibuka dan kolam renang dibersihkan oleh pembersih kolam renang. Kursi berbaris dengan rapi di pantai. Perahu kecil untuk wisata menunggu dekat pantai. Music DJ memainkan musik santai dan musisi menyiapkan instrumen mereka. Toko-toko, supermarket dan toko suvenir sibuk berbenah dan membersihkan dagangan mereka.

Kami berjalan langsung ke pantai dan mencari kapal wisata yang akan membawa kami ke Gibby Cay. Kami segera berangkat setelah harga kami sepakati.

 

tiarapermata@grandturks

Caribbean vacation cruise stops.

 

Gibbs Cay dan Ikan Pari

Pulau kecil yang tak berpenghuni ini terletak sekitar 1 mil dari pantai timur Grand Turks. Pulau yang indah dengan pantai berpasir putih. Satu-satunya daya tarik Gibby Cay adalah ikan pari.

Mereka datang berkelompok atau sendiri. Berenang ke pantai bertemu pengunjung dan mendapat kesempatan untuk makan makanan favorit seperti cumi dan ikan yang diberikan kepada mereka oleh pemandu wisata. Beberapa pengunjung bahkan cukup berani snorkeling dengan satwa liar ini.

Sayangnya hanya satu ikan pari kecil yang datang menghampiri sekumpulan turis. Sekelompok pengunjung sudah berkumpul di sekitarnya. Sementara pemandu lokal dengan aman memegang ikan pari kecil, pengunjung bergantian untuk memegang, berfoto dan mencium. Benar, mencium!.

 

tiarapermata@grandturks

Gibbs Cay is a small and uninhabited island. Special time to meet a friendly wild baby stingrays swim. We can kiss it, too!!!.

 

tiarapermata@grandturks

 

Matahari terasa panas pagi itu, saya sudah merasa tidak nyaman dan kehausan. Tidak ada tempat untuk berlindung dari sengatan matahari. Teman-teman saya masih menikmati pemandangan dan salah satunya malah menuju ke bagian yang paling tinggi dari Gibby Cay. Terpaksa saya menunggu.

 

Grand Turks Margaritaville

Kami kembali ke Grand Turk Cruise Center. Pusat rekreasi yang meliputi kolam renang, cabana yang disewakan, pertokoan, kafe, dan memorabilia.

Kami sangat capek dan lapar setelah melakukan perjalanan dengan. Pusat rekreasi sudah penuh sesak. Kami langsung menuju ke kafe dan memesan makanan sambil menunggu teman-teman kami yang lain.

 

tiarapermata@grandturks

Food and relax.

 

tiarapermata@grandturks

Jimmy Buffet’s Margaritaville and Trading Post (left picture)

 

Sementara kami menunggu makanan kami, teman kami berdatangan. Akhirnya kami berkumpul dan bergembira merayakan hari kebersamaan. Kami makan, bercanda, berphoto bersama, menari dan melepas lelah.

Matahari begitu terik seperti di oven. Saya meleleh seperti es batu. 

Segera setelah puas makan dan santai di cafe, kami menelusuri toko-toko duty free di Margaritaville. Sekedar window shopping and melihat memorabilia.

 

tiarapermata@grandturks

The John Glenn Splashdown memorial at the Cruise Center. His first step on dry land after returning to Earth was on Grand Turk.

 

Cockburn Town

Meskipun Cockburn Town adalah permukiman pesisir kecil, ini adalah ibukota administratif Turks dan Caicos Island. Memiliki banyak koleksi bangunan bersejarah dan daya tarik gaya kuno yang luar biasa.

Banyak bangunan Kolonial yang tersebar di seluruh kota kecil yang sepi. Arsitektur bangunan tua di kota dipengaruhi oleh gaya Bermudian Inggris. Banyak bangunan tua ini telah dipugar dan diubah menjadi vila dan penginapan.

Kami menyewa taksi untuk berkeliling kota. Saya duduk di depan dan menjadi orang yang memiliki pemandangan kelas satu. Dengan mudah saya bisa melihat keledai liar merumput dan tidak peduli dengan kendaraan yang lewat.

Kota sepi hanya dengan beberapa mobil yang lewat. Kami melewati beberapa rumah besar di tepi pantai.

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

Cockburn Town is the seat of government ever since 1766. Largest island of Turks and Caicos Islands.

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

Keledai Liar dan Industri Garam

Banyak keledai liar yang berkeliaran di Grand Turks. Saya heran bagaimana sisa-sisa hari keemasan garam masih bertahan sampai hari ini.

Salt Cays, Grand Turks dan South Caicos adalah tiga pulau di Turks dan Caicos yang menghasilkan garam. Dimulai sekitar tahun 1700-an. Kolonial Inggris mengakui potensi kolam dangkal itu Pulau Turks dan Caicos.

Lebih dari dua ratus tahun, garam diekspor ke banyak tujuan di Amerika Utara dan The Caribbeans. Sejak jatuhnya industri garam, Grand Turk tumbuh lebih pesat daripada Salt Cay dan Caicos Selatan, oleh karena itu kebanyakan infrastruktur tambak sudah banyak yang punah.

Keledai tiba di pulau seiring dengan pengembangan industri garam. Kadang kala keledai mengaruk garam dari air asin dan menarik gerobak dari kolam ke dermaga tempat garam masuk ke kapal.

 

tiarapermata@grandturks

Since the decline of the salt industry, Grand Turk has less of the salt infrastructure still remains.

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

Tidak lama, sopir kami membawa kami ke peternakan kuda. Kuda-kuda ini sudah terbiasa dengan manusia. Mereka segera mendekati kami tanpa iming-iming. Kami juga diperkenankan mencoba naik kuda, tanpa pelana. Sayang saya tak bisa naik tanpa perlindungan pelana. Saya melihat brosur naik kuda keliling kota Cockburn di salah satu brosur agen perjalanan.  Mereka tampak sehat dan siap beraksi.

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

Lighthouse

Tujuan terakhir kami adalah mengunjungi mercusuar. Inilah tengara paling terkenal di Pulau Grand Turk. Sebenarnya itu adalah satu-satunya mercusuar di Kepulauan Turks dan Caicos. Dibangun pada tahun 1852 menghadap ke Sungai Utara. Mercusuar yang dibangun untuk membantu navigasi dan pelaut peringatan terumbu dangkal.

Kami berjalan di sekitar dan mengagumi mercusuar yang masih utuh dan dalam kondisi baik.

Kemudian kami bergegas ke airport untuk penerbangan kami kembali ke Providenciales. Saya tidak pernah mengalami perjalanan bolak balik dalam satu hari perjalanan dengan pesawat terbang. Perjalanan sangat menyenangkan terutama buat saya. Kami mengakhiri hari dengan makan malam bersama di restoran di Providenciales.

Hari yang tak terlupakan.

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

 

tiarapermata@grandturks

Mosaic at the Grand Turks Airport.

 

 

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English