Amerika Serikat, Hutan & Taman, San Francisco

GOLDEN GATE PARK – HUTAN MUNGIL DI TENGAH KOTA

Kali ini saya bertanya kepada petugas BART.

Petugas memberi saya peta dan bagaimana cara menuju ke Golden Gate Park. Namun saya beberapa kali bertanya kepada pejalan kaki, penumpang bus dan sopir bus dimana arah yang benar ke taman ini. Kadang saya bertanya kepada dua orang pada saat yang berbeda untuk memastikan bahwa saya menuju arah yang benar. Kali ini saya tidak tersesat. Suprise!  🙂 

Tidak percuma usaha saya datang dari Oakland. Golden Gate Park mengingatkan saya pada Central Park tapi lebih alami. Tampak seperti hutan kecil dengan bunga, semak-semak dan pepohonan di segala penjuru.

Saya rileks disini.

 

tiarapermata@goldengatepark

 

tiarapermata@goldengatepark

 

tiarapermata@goldengatepark

 

Taman sepi.

Pengunjung kebanyakan lebih memilih mengunjungi de Young museum atau Academy of Science. Saya melihat beberapa orang jogging. Seorang ayah dan ibu membawa balita mereka berjalan dengan kereta dorong.

Balita yang lucu melihat saya tanpa berkedip. Dia berjalan lagi, berhenti dan menatap saya dengan malu-malu. Ketiga kalinya dia berbalik dan berjalan ke arah saya. Begitu saya tersenyum dan berkata ‘hai’, dia melompat dengan girang dan tersenyum lebar menunjukkan dua gigi depannya. Lalu dia berlari kembali ke ibunya.

Saya berjalan berkeliling, mengamati bunga yang merekah dan merona. Beberapa bunga dan tanaman belum pernah saya lihat. Sayangnya tidak ada papan nama pada masing-masing tanaman ini.

 

tiarapermata@goldengatepark

 

tiarapermata@goldengatepark

 

Jarang sekali saya berpapasan dengan orang. Sepertinya taman ini untuk saya. Bernapas dalam dan bersyukur bisa melakukan perjalanan ini. Hebat.

Saya sampai di The National AIDS Memorial Grove. Tempat indah yang disediakan untuk mengenang orang-orang yang menderita epidemi AIDS. Menyentuh perasaan saya yang terdalam. Begitu banyak orang menderita AIDS dan meninggal dunia.

Kemudian saya berjalan menyusuri trotoar dan mendengar tawa anak-anak tak jauh dari situ. Saya mengikuti suara mereka dan menemui anak-anak bermain dan berlarian di sekitar pohon-pohon tinggi. Hoover Redwood Grove terletak di tengah Golden Gate Park. Pertama kali saya melihat pohon tertinggi di dunia.

 

tiarapermata@goldengatepark

 

tiarapermata@goldengatepark

 

Siswa sekolah dengan guru mereka melakukan kegiatan di luar ruangan. Mereka di tengah salah satu permainan, berlari-lari dan berteriak sambil tertawa. Beberapa orang dewasa duduk di atas selimut piknik. Ada juga lapangan kecil bagi pengunjung untuk permainan diatas rumput.

Setelah beberapa saat berjalan, saya kembali ke halte bus. Taman ini sangat luas, saya hanya sempat berjalan – jalan di Golden Gate Park. Masih ada Conservatory of Flowers, Japanese Garden, Botanical Garden, Stow Lake dan masih banyak lagi.

 

tiarapermata@goldengatepark

 

tiarapermata@goldengatepark

 

Sebelum naik bus kembali ke pusat kota, saya memasuki Museum de Young. Museum tertua di San Francisco dengan berbagai koleksi lukisan, pahatan, dan seni dekoratif.

Saya berjalan di lantai pertama. Penuh sesak dengan anak-anak dan orang dewasa. Sepertinya museum ini melakukan beberapa kegiatan untuk anak-anak.

Saya naik bus berikutnya kembali ke kota. Transfer ke bus lain dan turun di The Union Square. Union Square berbatasan dengan Powell, Geary dan Stockton Streets di pusat kota San Francisco. Wilayah yang digunakan untuk demonstrasi untuk mendukung untuk Union Army selama Perang Sipil Amerika.

Union Square sekarang ini adalah tempat pertunjukan seni, acara, konser dan kegiatan musim dingin (pohon natal, gelanggang es dan pencahayaan).

Suasana ramai dengan pengunjung dan wisatawan. Saya ingin naik cable car. Tapi antriannya sangat panjang. Saya tidak sabar mengantri. Saya memutuskan untuk masuk ke beberapa department store. Window shopping. Sambil menunggu…siapa tahu antrian cable car semakin pendek.

 

tiarapermata@goldengatepark

 

tiarapermata@goldengatepark

 

tiarapermata@goldengatepark

Art outside de Young Museum.

 

Union Square adalah Landmark Bersejarah California dan salah satu kawasan perbelanjaan utama di dunia. Awalnya sebuah bukit pasir yang tinggi, sekarang Union Square dikelilingi oleh butik bonafide, toko suvenir, galeri seni kelas atas, off-broadway, bioskop berakting tunggal dan juga koleksi department store terbesar yang dikelilingi Union Square.

Saya berjalan di antara para pembeli dengan tas belanja yang mencolok. Pelanggan masuk dan keluar kafe atau restoran. Keluarga dan orang muda bergegas membawa barang belanjaan mereka. Orang nongkrong di kafe sambil berjemur sinar matahari sore. Saya berjalan-jalan sampai pukul 19:00.

Matahari masih terang dan udara tidak terlalu dingin.

 

tiarapermata@unionsquare

 

tiarapermata@unionsquare

 

Sedih.

Hari ini adalah hari terakhir saya menjelajahi Amerika Serikat. Saya ingin mengakhiri perjalanan dengan cabel car, jadi saya berjalan kembali. Antreannya lebih pendek, tapi saya sangsi akan mendapat giliran saya dalam satu jam lagi.

OKlah… saatnya kembali ke Oakland dan berkemas. Saya melihat ke sekeliling – sampai ketemu lagi !!! dan berjalan perlahan ke stasiun.

 

tiarapermata@unionsquare

Cable cars need to be turned around manually at the terminus of the Powell St lines.

 

tiarapermata@unionsquare

It was part of the entertainment to watch the cars be turned around at the end of the line.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English