Nevada, Reno/Sparks

PERCIKAN API DARI SPARKS

Kota Sparks muncul ketika saat saya menyusun perjalanan ke Reno.

Saya naik bis dari Spark ke Reno. Saya berjalan selama 22 menit dari rumah ke halte bus. Google Map adalah teman baik saya. Awalnya saya agak kecewa karena lokasi rumah jauh dari supermarket. Saya membaca dari profil mereka hanya berjarak 1 mil dari rumah. Saya memasak untuk menghemat uang dan alasan kesehatan. Saya kemudian mengetahui bahwa saya harus berjalan selama 25 menit untuk mencapai supermarket terdekat atau $ 6 – $ 7 dengan Uber.

Kemudian saya menyukai keputusan tinggal di Sparks daripada di Reno. Tidak ada yang salah dengan Reno. Saya tertarik dengan kesederhanaan Sparks. Kota kecil yang nyaman dan aman. Setiap kali saya berjalan dari rumah ke halte bus, saya meluangkan waktu untuk mengagumi lingkungan sekitar.

Saya ingin berinteraksi dengan penduduk setempat. Cara terbaik untuk melakukannya adalah tinggal bersama penduduk setempat dan menjalani kehidupan sehari-hari yang sama. Yah, tidak harus sama polanya. Tapi merasakan sedikit pengalaman bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari. Seperti makan siang di kafe, berjalan dan nongkrong di kafe. Senang rasanya.

 

Langit Biru Dengan Latar Belakang Gunung Es

Saya hampir jatuh ke dalam lubang saat mengagumi pegunungan bersalju dari kejauhan. Nevada memiliki langit paling biru. Sparks menjadi lebih atraktif karena kombinasi warna biru langit dengan pegunungan bersalju.

Saya tahu bahwa Sparks dekat dengan Lake Tahoe. Salah satu karyawan di Visitor Center mengatakan bahwa tidak mungkin untuk mengunjungi saat salju setinggi 57 kaki. Terlebih lagi tidak ada angkutan umum. Jika orang ingin ke sana mereka harus pergi dengan mobil dengan ban yang dirantai.

Tidak perlu pergi ke Lake Tahoe, saya mengagumi dari jauh. 

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

Lingkungan yang Tenang

Selama berolah raga (berjalan dan joging) atau melakukan perjalanan ke halte bus, saya jarang melihat orang-orang di rumah mereka. Mungkin cuacanya masih dingin sehingga mereka enggan pergi keluar. Saya hanya mendengar anjing menggonggong atau burung berkicau. Sesekali kendaraan melintas.

Lingkungan yang aman. Malam dan siang hari. Sering kali saya pulang ketika hari sudah gelap, saya merasa aman berjalan melewati jalan yang sepi.

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

Rumah Kecil dengan Taman yang Indah

Rumah-rumah tersebut tidak monoton seperti Las Vegas. Foto – foto dibawah cukup untuk menggambarkan betapa kerennya lingkungan sekitar.

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

Musim Semi di Sparks

Saya sangat kecewa saat meninggalkan Washington DC saat Cherry Blossom mulai mekar. Kekecewaan saya terobati disini. Hari pertama saya datang, bunga masih belum mekar. Pohon-pohon masih gundul. Lambat tapi pasti bunga mulai bermekaran. Setiap hari saya melihat hal yang berbeda. Pohon yang gundul di penuhi bunga kecil yang cantik. Saya bahkan mengagumi bunga liar yang berwarna – warni.

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

Warga yang Bersahabat

Penduduk Kota Sparks adalah orang paling baik yang pernah saya kenal selama perjalanan melintasi Amerika Serikat. Mereka dengan mudah mengobrol dengan orang asing. Seorang ibu tua bertanya kepada seseorang yang baru saja datang berbelanja produk segar, dia bertanya berapa harga  satu pak sayuran. Mereka membahas tentang harga dari berbagai jenis sayuran dan kemudian percakapan berlanjut tentang keuntungan mereka dari pemerintah.  Tak lama kemudian penumpang lain ikut nimbrung.

 

tiarapermata@sparksnevada

 

tiarapermata@sparksnevada

 

Ketika saya menanyakan tempat belanja terdekat kepada seorang pelayan restaurant, seorang pelanggan ikut nimbrung. Menunjuk jalan pintas. Di kesempatan lain, beberapa kali saya bertanya arah, mereka berusaha memberikan petunjuk sampai saya benar – benar mengerti. Dari petugas di stasiun bis, pengemudi bis sampai orang biasa.

Saya merasa sedih dan senang meninggalkan kota kecil ini. Sedih karena saya mulai kerasan dan senang karena saya melanjutkan petualang saya ke San Francisco.  

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English