Hutan & Taman, Manhattan

SURAT KEPADA SEORANG SAHABAT

Saya membalas email sahabat saya dari Czech Republic.

Hi Iva,

Terima kasih untuk  emailmu. Selamat Tahun Baru juga.  Maaf untuk respon yang terlambat.

Saya sakit sejak Desember dan baru saja sembuh. Flu yang menyebalkan. Saya tidak ingat kapan terakhir kali terjangkit. Padahal saya rajin mengonsumsi vitamin C dan multi vitamin lain untuk menghadapi cuaca dingin di New York. Tapi kadang-kadang karena kesibukan melakukan perjalanan dan menikmati waktu luang saya setelah masa Karibia, cuaca dingin akhirnya menaklukan saya.

Masa pemulihan lebih lama yang saya pikir. Saya berusaha untuk selalu hangat dan melakukan segala sesuatu lebih lambat. Tidak mudah bagi seseorang yang datang dari cuaca tropis. Meskipun saya selalu berpakaian rangkap dan berjalan seperti bebek canggung, tampaknya tidak cukup.

Terima kasih TUHAN saya sehat.

Beberapa rencana saya tidak terlaksana tetapi kesehatan adalah bagian penting. Saya tetap menikmati waktu yang menyenangkan di New York. Ini bukan kunjungan pertama saya ke New York City, karena itu saya tidak mengunjungi tempat-tempat yang sama. Tentu saja saya pergi ke Central Park dan Time Square. Senang mengetahui tidak banyak berubah.

Saya tinggal dengan teman saya di Westhampton Beach, satu setengah jam dari New York City. Saya berencana untuk tinggal di sini sampai minggu pertama Februari kemudian saya akan pergi ke Washington DC. Saya tidak pergi ke New York City banyak karena transportasi tidak baik bagi saya. Selain itu juga cuaca dingin.

Long Island menawarkan banyak tempat. Beberapa kali seminggu, saya pergi dengan teman saya ke salah satu desa di Long Island, Patchogue, sebelumnya dia mengantarkan anaknya ke preschool. Dia akan pergi ke gym dan saya menghabiskan waktu sekitar Patchogue. Saya suka bagian dari Long Island ini. Tempat yang kecil tapi penuh dengan toko-toko kecil. Sebagian besar waktu saya habiskan di Perpustakaan Medford. Jika saya bosan atau cuaca berubah saya pergi ke luar dan menjelajahi desa.

Long Island sangaaaat besar dan hampir tidak ada angkutan umum menghubungkan satu kota/desa yang lain. Tidak mungkin untuk menjelajah tanpa mobil. Oleh karena itu saya sangat bergantung dengan teman saya. Jika mereka ada waktu, mereka membawa saya ke tempat yang berbeda.

Saya suka kehidupan pinggiran kota ini. Lebih sunyi dibandingkan dengan kota. Singkat kata…saya tidak kecewa. Hal yang baik, saya memperlambat perjalanan dan berpikir apa langkah selanjutnya.

Omong-omong, selamat untuk pekerjaan barumu. Saya mengerti bagaimana kamu kewalahan dengan kehidupan barumu. Urusan yang tidak main-main. Tantangan baru dan berkembang tanpa henti dalam kehidupanmu. Saya acungkan dua jempol. Semoga pekerjaan barumu berjalan dengan baik.

Sering-sering tulis email dan saya selalu berharap untuk berita luar biasa darimu.

Saya yang berharap selalu yang terbaik,

 

Tiara

Time Square

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

Garuda Indonesia’s banner

 

tiarapermata@nyc2017

 

Bryant Park

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@NYC2016

 

tiarapermata@nyc2017

Shops around skate ring

 

Central Park

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

Bethesda Terrace

 

tiarapermata@nyc2017

Bethesda Terrace Lower Passage

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

Bethesda Fountain (right)

 

tiarapermata@nyc2017

 

Manhattan

tiarapermata@nyc2017

Queens borough Bridge

 

tiarapermata@nyc2017

Night life scenery from Queenborough Bridge

 

tiarapermata@nyc2017

The world-renowned Tiffany & Co. store at the corner of Fifth Avenue and 57th Street.

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

tiarapermata@nyc2017

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English