Amsterdam, Eropa

RUMAH KUNO DI AMSTERDAM

Saya berjalan di sekitar The Dam Amsterdam  tidak hanya untuk mengagumi kanal tetapi juga bangunan tuanya.

Disekitar kanal jalan penuh dengan rumah yang berbaris, tinggi dan kurus. Dahulu pajak properti tergantung pada bagian depan rumah. Tidak peduli panjang rumah, yang diperhitungkan oleh pajak adalah lebar rumah. Oleh karena itu mereka membangun rumah sempit untuk menghindari besar pajak. Akibatnya membawa furniture atau barang menjadi sulit dan mustahil.

Oleh karena itu rumah yang dibangun condong ke depan atau bengkok.

Rumah-rumah tidak hanya untuk tempat tinggal tetapi juga untuk menyimpan barang-barang. Rumah dibangun sengaja untuk mengakomodasi ketika mereka harus menyimpan barang-barang agar terhindar dari banjir. Lantai atas adalah tempat yang paling aman ketika kanal banjir.

Selain itu juga adalah untuk mengangkat barang dari jalanan.  

Pedagang biasa berdagang berbagai jenis barang dari kanal dengan perahu. Mereka membutuhkan gudang khusus untuk menyimpan barang-barang seperti rempah-rempah, kakao atau kapas.

Para pedagang menggunakan kait pada balok mencuat di lantai atas untuk mengangkat barang dari jalan. Keuntungan dengan bangunan yang condong ke depan adalah ketika mereka mengangkat barang, tidak akan menghancurkan dinding atau memecahkan jendela.

 

tiarapermataamsterdamhouses

Special hook on top of the roof

 

tiarapermataamsterdamhouses

 

tiarapermataamsterdamhouses

 

tiarapermataamsterdamhouses

 

tiarapermataamsterdamhouses

 

tiarapermataamsterdamhouses

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English