Middle Caicos, North Caicos

SAKIT ADALAH WAJIB. MENDERITA ADALAH PILIHAN

Saya sangat antusias tentang masa depan saya. Kadang-kadang saya juga kuatir. Saya kuatir dengan hal sepele. Saya cemas dengan pikiran ‘bagaimana jika’.

Anxiety like a rocking chair.
It gives you something to do, but it does not get you very far.  
Jodi Picoult

 

Bepergian membuat saya cemas, tidak nyaman dan bagian terburuk adalah kuatir. Merencanakan adalah hal yang mudah. Saya melakukan hal ini sudah bertahun-tahun. Saya membaca begitu banyak artikel tentang cara merencanakan jadwal sehari-hari, bagaimana mengatur anggaran perjalanan, bagaimana mendapatkan tiket murah dan banyak tips dan trik perjalanan.

Saya juga punya pernah bekerja dengan agen perjalanan terkenal. Saya gunakan action plan untuk merencanakan kegiatan grup kecil atau besar dengan rincian lengkap hari dan perjalanan.

Setelah saya mengemas tas,  mencetak semua dokumen yang diperlukan kemudian semua pikiran negatif muncul:
Bagaimana jika saya terlambat bangun?
Bagaimana jika tas saya terlalu berat?
Bagaimana jika….

 

North Caicos Abandoned House

Abandoned house at Bottle Creak North Caicos

 

Pikiran muncul lebih kuat selama waktu tenang saya. Saya tidak bisa tidur selama dua hari sebelum perjalanan saya ke Ekuador. Begitu banyak hal yang terjadi sebelum perjalanan saya: cedera pada pergelangan kaki saya, booking perjalanan yang rumit, tidak ada izin kerja dan terakhir gempa di Wanabi. Pikiran buruk tidak membuat saya takut. Malah sebaliknya saya lebih bersemangat.

 

Fear does not shut you down; you wake up
Veronica Roth, Divergent

 

Dalam perjalanan saya ke New Orleans, saya memesan akomodasi di luar kota. Hanya sekali naik trem ke kota. Masalahnya adalah daerah yang terpencil setelah matahari terbenam. Banyak jalan-jalan gelap, bangunan yang ditinggalkan dan tidak ada satu orang di sekitar. Setiap hari saya harus kembali sebelum gelap. Satu kali saya lari terbirit-birit hanya karena mobil berhenti di sisi jalan.

Saya menghindari pergi ke kafe atau makan malam sendiri. Saya takut bahwa saya tidak bisa menemukan jalan kembali. Juga saya tidak nyaman untuk makan sendirian.

Kecemasan dan ketakutan selalu mendorong saya kembali ke zona kenyamanan saya. zona kenyamanan adalah tempat yang aman dan kepompong dari dunia luar. Saya harus berjuang setiap kali. Langkah mungil setiap kali melangkah.

 

Middle Caicos

Middle Caicos Bridge before hurricane.

 

Middle Caicos Bridge

The bridge before Hurricane. The sky always bright and blue before hurricane.

 

Comfort zones are most often expanded through discomfort.
Peter McWilliams

 

Saya merasa konyol makan sendirian. Gugup. Benar-benar perlu latihan khusus untuk belajar bagaimana untuk makan sendirian. Saya belajar setiap hari untuk terlepas dari zona nyaman.

Lama – lama hal ini semakin mudah.

Beberapa saat sempat kewalahan dengan perasaan ingin kembali ke kepompong saya. Saya harus menguatkan hati dengan mengambil napas dalam-dalam dan menggerak kaki saya satu di depan yang lain. Satu langkah kecil.

 

Hurricane at Middle Caicos

Middle Caicos Bridge after hurricane

 

Hurricane at MC

Every beautiful things gone

 

Ini favorit saya …

 

If you want to choose the pleasures of growing, preparing for pain.
Ritu Ghatourey

 

Sudah lama saya ingin melakukan apa yang saya inginkan. Bekerja pada waktu saya sendiri. Lebih banyak waktu untuk diri sendiri. Saya tidak ingin bekerja berjam-jam dan stres dengan dokumen yang menggunung. Pekerjaan yang melelahkan.

Mudah mengatakan daripada dilakukan.

Butuh waktu enam tahun untuk mencari tahu dari apa yang ingin saya lakukan dan wujudkan.  Apalagi ketika begitu banyak hal yang ingin saya lakukan. Sulit untuk fokus pada satu hal pada suatu waktu. Kadang-kadang saya frustasi.

Kemudian kenyataan pahit datang.

Saya harus mempercepat rencana karena kondisi kesehatan yang sukar di jelaskan. Kenyataan yang menyakitkan.

Saya memiliki rekor kesehatan yang sempurna. Dengan alasan yang tidak diketahui tekanan darah saya terlalu tinggi untuk orang normal. Anehnya saya tidak merasakan apa-apa. Tidak ada sakit kepala, merasa pingsan atau gejala lain. Saya melakukan segalanya dari puasa intermittent (makan dengan jendela waktu 6 jam per hari) sampai makan makanan sehat. Saya teratur latihan dari yoga, pilates, berenang dan jogging. hasilnya masih sama.

Tapi dokter menambahkan obat baru. Tidak ada yang berubah.

 

Sakit itu wajib.

 

tiarapermatainspiration

Bambara Beach, Middle Caicos

 

North Caicos Beach

Let loose at the North Caicos Beach. Can I leave this behind?

 

Saya harus melalui episode kesakitan dulu. Butuh waktu lama bagi saya. Sejujurnya, saya dalam penyangkalan. Saya selalu berpikir bahwa besok akan menjadi lebih baik. Saya merasa tak berdaya. Saya tahu dalam hati saya penyebabnya adalah stres. Meskipun aku tidak tahu apa yang membuat saya stres.  Saya mencintai pekerjaan saya dan tidak menemukan apa yang membuat saya stres sehingga tekanan darah saya melonjak.

 

Menderita adalah pilihan.

 

Sekarang saatnya untuk bergerak dan memberanikan diri untuk mengejar impian saya.
Kebahagiaan saya.
Siap atau tidak, saya harus mengambil lompatan iman.
Tidak peduli seberapa takut, saya harus melakukan ini.

 

Beach at TCI

Mudjin Harbor in bright sunny day (Turks and Caicos Island)

 

tiarapermatadaretodream

North Caicos Sunset

 

Bukan pertama kali saya melakukan ini.

Saya melakukan ini ketika saya memilih di mana saya harus menghabiskan satu tahun sebelum ujian nasional kedua. Saya melakukan lompatan iman lagi ketika saya memilih untuk pensiun dini pada tahun 2001 dari agen perjalanan di Bali. Lalu aku mengundurkan diri bekerja di Karibia pada tahun 2011 untuk mengambil dua tahun cuti. Saya bahkan tidak mengharapkan bahwa mantan boss saya meminta saya untuk bekerja lagi di Karibia pada tahun 2013.

Saya melakukan ini berkali-kali. Jadi saya tahu … saya bisa melakukannya.

Sekarang belum terlambat untuk tumbuh.

Tetap semangat.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English