Roma, Vatican

JALAN – JALAN DAN RILEKS DI ROMA YANG MENAKJUBKAN

Jadwal hari ini adalah The Vatican Museum khusus melihat lukisan Michael Angelo di Sistine Chapel, Colosseum, Forum Rome dan terakhir melintasi Jewish Ghetto.

The Vatican Museum

Letaknya tidak seberapa jauh dari St. Peter Basilica, tetapi mustahil untuk mengunjungi dua tempat yang maha luas dalam satu hari. Jadi hari kedua ini, kami kembali ke Vatican City.  Antrian panjang ini tidak seberapa di bandingkan  dengan antrian pada waktu musim turis. Kami beruntung karena disamping sudah bukan musim turis, cuaca pun bagus. Seperti Louvre Museum, Vatican Museum ini memiliki ribuan koleksi.

Kami memilih untuk melihat koleksi Michelangelo di Sistine Chapel. Lukisan ini tidak dalam kanvas, tetapi diatas dinding atau pilar. Hambatan besar untuk pemulihan museum karena dinding yang retak tidak hanya merusak lukisan tetapi juga pertanda bahwa lukisan ini terancam punah.

 

Painting on the ceiling

 

Painting on the ceiling

 

tiarapermata@RomeTwo2008 (2)

 

tiarapermatadaretodream

Swirling stairs at Vatican Museum

 

Sayang sekali ketika didalam Sistine Chapel tidak diperkenankan untuk mengambil photo dan berbicara. “Silencio, per favor!” teriakan dari petugas atau “No camera!”. Menurut cerita karena lukisan ini adalah hak publikasi perusahaan yang merestorasi lukisan atau karena cahaya blitz yang dapat merusak lukisan. Entahlah.

Kami menghabiskan hampir tiga jam untuk menjelajahi tempat yang luar biasa luas ini.

 

Colosseum

Kami baru tahu bahwa apartment kami dekat dengan Colosseum setelah reservasi kami konfirm. Saya melewati bangunan ini sambil membayangkan bagaimana kehidupan gladiator jaman dulu. Colosseum berbentuk setengah lingkaran tempat dimana gladiator menyabung nyawa mereka. Sedangkan dibawahnya adalah tempat tinggal para gladiator. Mereka di jaga ketat karena sebagian besar gladiator ini adalah budak atau tentara yang kalah berperang pada zaman itu.

 

Ruin of Colesseum

 

Colosseum from different angle

 

Street performer ready to act for you. Take pictures and pretend they chopped your head

 

Kebanyakan lelaki, tapi juga ada beberapa gladiator wanita. Pertempuran ini digemari oleh orang Romawi, dari orang kaya sampai miskin termasuk kaisar. Selain gladiator, juga adu ribuan binatang buas. Tanah basah kuyup dengan darah gladiator dan binatang buas setiap hari dalam masa turnamen ini. Pembantaian besar-besaran ini dihapuskan ketika agama Kristen masuk dalam kehidupan bangsa Romawi.

Colosseum sekarang menjadi simbol kampanye menentang hukuman mati. Sejak tahun 2000 pemerintah daerah menganti warna lampu malam dari putih menjadi emas ketika seseorang yang telah dijatuhi hukuman mati menerima keringanan hukuman atau dibebaskan dari penjara.

 

Rome Forum

Forum terletak di lembah kecil antara Palatine dan Capitoline Hill. Awalnya adalah pasar Roma dan juga kawasan bisnis dan pusat perkantoran. Rawa yang dikeringkan dan menjadi kota besar pertama di dunia yang memiliki saluran pembuangan.

Kemudian Forum Roman dikembangkan secara bertahap dan sedikit demi sedikit selama berabad-abad. Dipenuhi dengan kuil-kuil, bangunan pemerintah dan pasar. Pusat awalnya Republik Romawi, pusat pemilu, pidato publik, sidang pidana dan urusan komersial.

 

Rome Forum

 

Rome Forum Ruins

 

Forum kemudian ditinggalkan dan dipenuhi oleh lapisan tanah tebal. Beberapa kuil diubah menjadi gereja, yang memungkinkan pelestarian bangunan dalam perjalanan waktu. Forum hari ini adalah puing-puing arsitektur yang menarik wisatawan dan sumber inspirasi bagi seniman.

 

Jewish Ghetto

Saya rasa daerah ini sudah tutup, kami tidak melihat banyak orang di sekitar. Untungnya, kami tidak berencana untuk pergi ke rumah ibadah dan museum. Jewish Ghetto adalah komunitas Yahudi tertua di seluruh Eropa. Hukum Kepausan pada tahun 1555 diperlakukan untuk Roma Yahudi untuk hidup di ghetto.

Ghetto adalah markas yang dikelilingi dengan tembok dan pintu gerbang yang terkunci di malam hari. Yahudi Romawi diperbolehkan untuk bekerja hanya sebagai penjual ikan, tukang gadai dan profesi yang tidak perlu keterampilan lainnya. Mereka harus mendapatkan izin untuk tinggal di ghetto dan membayar pajak. Kehidupan mereka begitu buruk.

 

Jewish Ghetto

 

Daerah yang dipilih untuk ghetto adalah salah satu bagian dari kota yang tidak menyenangkan karena terus-menerus kena banjir dari Sungai Tiber. Sekarang daerah termahal dan paling diinginkan real estate di Roma. Lingkungan yang indah dengan gereja-gereja, synagogue, restoran. Banyak daerah masih memiliki  arsitektur lama.

 

Catatan:

  • Cerita ini berdasarkan pengalaman saya pada tahun 2008. Mungkin ada perkembangan atau perubahan sesudah cerita ini ditulis. Jika anda ingin melakukan perjalanan, carilah  informasi yang terkini.
  • Kebanyakan photo diambil oleh adik saya. Beruntung karena saya memiliki lebih banyak photo dengan berpose sendirian dibanding dengan perjalanan saya yang lain. 

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English