Ekuador, Inspirasi Perjalanan

SUKACITA DALAM PERJALANAN

Bukan tujuan. Bukan akhir. Bukan sekedar mencentang daftar tempat yang dikunjungi. Yang sangat berarti adalah proses dan cara menangani tantangan.

Belum pernah saya mempersiapkan perjalanan serumit ini. Biasanya cuma memesan hotel, mencari tiket murah dan tempat yang dikunjungi.

Banyak insiden yang membuat saya marah, takut dan putus asa. Itu tidak menghalangi saya, malah benar-benar membuat saya tak kenal lelah dan melakukan apapun yang saya bisa untuk mewujudkannya.

Paling rumit

    • Saya ingin pergi ke Galapagos dan Quito selama dua minggu, saya harus membuat rencana yang cermat dan rinci. Perjalanan di Galapagos terlalu rumit tanpa panduan.
    • Karena kendala waktu, semua konfirm sebelum berangkat.
    • Saya mencari di Google dan seputar internet untuk menemukan tur yang sesuai dengan anggaran saya yang minim.
    • Begitu banyak hal harus diurus dan begitu sedikit waktu untuk menyelesaikan itu: tiket, akomodasi, wisata dan asuransi. Hal yang paling menyulitkan adalah asuransi perjalanan. Saya seorang warga negara Indonesia yang tinggal di Turks dan Caicos Island. Banyak peraturan asuransi tidak memungkinkan untuk itu.

 

Tortoise Warning

 

Welcome to Cristobal

 

Paling menyakitkan dan menakutkan

    • Vaksinasi: sebenarnya tidak perlu, tapi karena singgah di Miami saya harus vaksinasi sakit kuning. Padahal saya takut jarum!.
    • Kecelakaan: gambar di bawah cukup mewakili. Puji Tuhan tidak ada tulang retak atau patah. Kemana-mana harus pakai sepatu booth. Tidak bisa mendaki di Sierra Negra di Isla Isabel.
    • Puncak semua di atas adalah gempa bumi di Wanabi. Saya khawatir, tapi Galapagos dan Quito tidak mengalami tragedi ini.

 

Painful Days

 

Pedestrian Street at Cristobal

 

Paling menyebalkan

    • Ijin kerja saya berakhir pada Maret. Meskipun saya khawatir saya masih mengambil risiko jika mereka tidak menerima saya kembali ke Turks dan Caicos Island. Puji Tuhan!!! petugas imigrasi memperkenankan saya untuk masuk Turks and Caicos Islands tanpa dokumen pendukung.
    • Masuk dan dan keluar Ekuador saya digeledah oleh petugas di bandara.Saya tidak mengerti mengapa mereka mencari hanya saya dari seluruh penumpang yang antri. Mereka mengatakan bahwa itu hanya standar prosedur. Aku kesal karena aku lelah, lapar dan mengantuk.
    • Penerbangan yang lama, sampai 20 jam-an. Capek, lapar dan sekujur badan rasanya sakit semua.

 

Brown Pelican

 

Frigate Birds

 

Paling memuaskan

    • Setiap hari ada hal baru.
    • Belum pernah bergabung dengan grup tur: teman baru dan kenyamanan perjalanan.
    • Lancar, tidak ada masalah. Rencana B dan C tidak perlu.

Singkatnya, HEBOH. Luar biasa dan penuh kenangan. Baik atau buruk setiap kejadian, menjadi pelajaran.

 

SUKACITA DALAM PERJALANAN KE ECUADOR

 

How is your day?

 

Carpe Diem

Whatever happened …it’s happen for reason.

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English