Istanbul, Jalan-jalan

JALAN – JALAN DI ISTIKLAL CADDESI

Istiklal Caddesi, dulu dikenal sebagai Grande Rue de Pera, adalah jantung distrik Beyoglu. Jalan untuk pejalan kaki dengan gaya klasik dikelilingi oleh toko-toko sejarah, gereja, toko fashion, pasar dan bangunan yang bersejarah.

Saya tersesat beberapa hari yang lalu ketika saya sampai di Taksim Square. Saya datang dari stasiun kereta bawah tanah, di bawah alun-alun dekat terminal bus. Ketika saya naik tangga elevator, tiba-tiba melihat plaza terbuka yang megah. Padat dengan orang yang lalu lalang, pertunjukan jalanan, pedagang asongan dan penjual makanan.

Boulevard dimulai dari Taksim Square, jantung kota Istanbul modern dan sampai ke Galatasaray Square dan Tunel Square:

 

Republik Monument

Monumen megah untuk menghormati Mustafa Kemal Ataturk dan Perang Kemerdekaan.

 

tiarapermataistanbul2015

Start point for walking tour

 

tiarapermataistanbul2015

Lottery Booth

 

tiarapermataistanbul2015

Flower headbands for gifts

 

Tram Bersejarah

Nostalgia Tramcars

Kendaraan dilarang di jalan ini, hanya khusus untuk pejalan kaki. Nostalgia Tramcars adalah satu-satunya kendaraan yang diperbolehkan. Rute yang sama sejak abad ke-19, dari Taksim Square sampai The Tunel dengan 5 kali berhenti.

 

 

 

tiarapermataistanbul2015

Nostalgic Tram starts at the Taksim Square

 

tiarapermataistanbul2015

Nostalgic Tram last stop, more and less 100 meters from The Tunnel

 

The Tünel

Kurang dari 100 meter dari pemberhentian terakhir Nostalgia Tramcars, Galatasaray Lisesi, anda akan menemukan The Tunel. Ini adalah one-stop kereta bawah tanah dengan dua stasiun. Kereta ini menanjak ke distrik Beyoglu atau turun ke distrik Karakoy.

 

tiarapermataistanbul2015

The Tunnel

 

Tempat popular untuk berkumpul

Istiklal Avenue juga terkenal untuk semua jenis protes, parade dan pawai. Pada salah satu kunjungan saya pada pagi hari, terjadi protes damai. Orang berkumpul, mereka kampanye untuk anggota keluarga mereka atau teman-teman yang dipenjara. Orasi damai disertai dengan sorak-sorai dan teriakan.

 

tiarapermataistanbul2015

Peace Protest

 

Tempat Suci

Masjid Huseyin Aga (Hüseyin Aga Camii)

Tersembunyi dari keramaian. Terletak di dekat Konsulat Jendral Perancis, mungkin sekitar 200 meter. Layak dikunjungi untuk mengagumi gaya arsitekturnya.Satu-satunya masjid di Istiklal Caddesi.

 

tiarapermataistanbul

Wudu rituals before praying

 

Gereja Santo Antonius dari Padua

Gereja ini juga dianggap sebagai basilika kecil dan merupakan gereja terbesar dari Gereja Katolik Roma di Istanbul. Gereja asli dibangun oleh Komunitas lokal orang Italia di Istanbul tetapi kemudian dibongkar dan diganti dengan arsitektur saat ini.

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

 

Santa Maria Draperis

Terletak di antara Konsulat Belanda dan Rusia. Tangga yang artistik mengarah ke pintu gereja. Bangunan ini dilindungi dengan pagar yang artistik. Gereja (dulu masih berupa kapel kecil) terbakar habis pada tahun 1660, setelah itu hancur karena gempa yang dahsyat. Dibangun kembali dan terbakar lagi sampai dibangun kembali untuk kelima kalinya pada tahun 1769.

 

tiarapermataistanbul2015

Originally tiny chapel (left) – Dutch Embassy (right)

 

Pusat Rekreasi

Istiklal Caddesi ramai sepanjang waktu, siang dan malam. Pusat rekreasi dan relaksasi di Istanbul. Penuh dengan restoran, pasar, mall, galeri seni, toko-toko fashion, toko cendera, artis jalanan, PKL dan banyak lagi. Namun, saya tidak mengalami jalan yang penuh sesak, saya bisa menelusuri dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah.

 

tiarapermataistanbul2015

Old building among modern shops

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

Quiet day (left). Almost dark, street lights on and party goers are in the move (right)

 

Istiklal Caddesi adalah contoh arsitektur yang menarik dengan pengaruh Eropa.

 

tiarapermataistanbul2015

Well kept cobblestone road

 

Keragaman yang luar biasa dari gedung – gedung yang terbaik dan mewah sampai penjual gerobak menjual simit, chestnut panggang, jagung dan es krim.

 

tiarapermataistanbul2015

Hot Snack either roasted chestnut or corn (boil or grill)

 

Saya membaca di beberapa buku panduan ada jalan-jalan yang dipenuhi dengan pub, klub malam dan kafe dengan musik. Ada juga lorong-lorong dan tangga untuk mengeksplorasi jalan-jalan yang jarang terjamah. Saya tidak datang di malam hari karena saya lelah dan siap untuk pergi tidur. Saya lebih suka pergi keluar dari pagi sampai sekitar 07:00 malam.

Saya tidak jalan -jalan atau memperhatikan tren baru di mal. Saya lebih suka memperhatikan segala sesuatu yang terjadi di jalan ini. Penjaja barang,  pemusik jalanan dan kehidupan jalanan adalah pengalaman nyata di Istanbul. Saya sangat tergerak dan tertarik dengan pertunjukan musik di Istanbul, baik pemusik jalanan atau bahkan whirling dancers. 

 

tiarapermataistanbul2015

They are in the YouTube!!!

 

tiarapermataistanbul2015

All stringed instrument performance

 

tiarapermataistanbul2015

Street performance in Istanbul are the best. No joke!!

 

Tempat – tempat diluar Istiklal Caddesi:

Galip Dede Caddesi

Awalnya nama jalan ini adalah Yuksek Kaldirim. Jalan berbukit yang penuh toko kecil yang menjual musik instrument, toko tas kulit, souvenir, toko-toko yang menjual kerajinan tangan dan bahkan handuk mandi, seprai atau bantal. Saya bukan seorang musisi, tapi pecinta musik pasti akan menemukan alat musik yang mereka cari.

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

Music instrument shops. Any kinds of instruments.

 

tiarapermataistanbul2015

Istanbul definitely animals heaven. I never saw sick or skinny cats or dogs. Istanbulites loves animals. They care stray animals, too.

 

Galata Mevlevi Dervish Lodge (Mevlevihane)

Pada mulanya saya tidak tahu dimana tempat untuk melihat tarian ini. Pada hari kedua saya melintasi Istikal Caddesi baru saya melihat bangunan ini.  Tarian ini adalah upacara yang melambang perjalanan spiritual manusia untuk menuju kesempurnaan. Sebelum saya pergi, teman saya yang sudah pernah ke Istanbul mengatakan bahwa mereka tidak boleh memotret. Tapi disini lain, penonton diperbolehkan memotret asal tidak dengan blitz.

 

tiarapermataistanbul2015

Dervish starting their dance ritual

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

Whirling dancers

 

Menara Galata

Daya tarik dari Galata Tower adalah pemandangan panorama dari dek paling atas. Menyuguhkan 360 derajat pemandangan kota. Waktu terbaik adalah sebelum matahari terbenam (selama panggilan berdoa). Itu saat yang indah. Saya menunggu Sunset di cafe tepat di samping Menara Galata.  Ketika antrian mulai menipis, saya mulai antri. Ada lift naik dan turun, tapi tidak sampai ke dek yang paling atas. Saya harus naik tangga. Pengalaman yang mengesankan, sepadan dengan antrian yang panjang dan cuaca dingin.

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

Bosphorus Brige from Galata

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

Even though sky looked clear and blue, it was cold and windy. I only could to stay for 15 minutes. Brrrrrr…..

 

tiarapermataistanbul2015

Didn’t forget to take picture from top to the road.

 

Istiklal Caddesi penuh aksi siang dan malam. Tua, muda, keluarga, atau kelompok. Tidak ada batas, semua kegiatan yang ada dari pengunjuk rasa, orang-orang yang sembahyang, orang-orang yang suka pesta dan banyak lagi lainnya. Bisnis dan rekreasi membaur. Entah bagaimana saya bisa merasakan kegembiraan dan energi dari kota di sini.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English