Cruise, Istanbul

JALAN – JALAN KE ADALAR (PRINCES ISLAND)

Hari ini cuaca bagus. Terang dan langit cerah tapi dingin sampai ke tulang. Saya naik F1 Taksim – Kabatas Funicular dan berjalan ke Ferry Dock Kabatas. Perjalanan tidak menghabiskan waktu lama seperti Bosphorus Cruise.

 

tiarapermataistanbul2015

Kabatas Ferry Dock for Adalar Cruise

 

tiarapermataistanbul2015

Good weather with blue sky

 

tiarapermataistanbul2015

Panorama of Istanbul from Marmara Sea

 

Saya mengunakan Istanbul Kart untuk membayar tarif ferry.  Sekitar 5 TL sekali jalan untuk satu orang. Perjalanan kira – kira menghabiskan waktu sekitar satu setengah jam dari Ferry Dock Kabatas ke salah satu pulau. Begitu ferry memasuki Laut Marmara, saya dapat melihat Istana Topkapi, Hagia Sophia, Blue Mosque di sebelah kanan. Di sebelah kiri adalah Daerah Uskudar dan Haydarpasa.

Saya tidak berniat untuk melakukan perjalanan darat begitu sampai di salah satu pulau Aladar (Princes Island). Saya cuma senang naik ferry ke salah satu pulau dari Princes Islands.

 

tiarapermataistanbul2015

Blue sky, blue sea and bright white clouds

 

tiarapermataistanbul2015

I took this picture from indoor. As you can see it looked more blue-ish. Too cold :0)

 

tiarapermataistanbul2015

Then I braced myself run outside and took this picture. Seagulls were wailing for bread crumbs from passengers

 

tiarapermataistanbul2015

Ferry Dock at one of the Adalar Islands

 

tiarapermataistanbul2015

Calm water in a great weather. Wonderful

 

Adalar terdiri dari sembilan pulau kecil, yang terbesar adalah Buyukada, Heybeliada, Burgazada dan Kinaliada. Suasana yang tenang dari jaman dahulu dipertahankan sampai sekarang. Kendaraan pribadi tidak di ijinkan di pulau – pulau ini. Berjalan, naik sepeda atau kereta kuda. Saya memutuskan untuk turun di Buyukada. Sebelum saya berjalan – jalan, saya memastikan dahulu kapan ferry kembali ke Kabatas Ferry Dock. Saya punya waktu 45 menit untuk melihat sekeliling ferry dock.

 

tiarapermataistanbul2015

Clock in the street junction (left). Small open park (right)

 

tiarapermataistanbul2015

It’s not weekend, so streets were quiet and no sound around

 

tiarapermataistanbul2015

Wooden houses

 

tiarapermataistanbul2015

During weekend this street crowded with city dweller

 

Tempat ini populer selama akhir minggu musim panas dari bulan Juli dan Agustus. Buyukada sunyi senyap, tidak ada suara motor di pulau ini. Kendaraan pribadi dilarang untuk menjaga suasana damai. Tempat yang cocok untuk bersantai setelah hari – hari yang sibuk bagi orang -orang kota. Piknik, berenang di pantai atau berjalan di keliling pulau dengan sepeda atau kereta kuda. Saya yakin penginapan dan makanan disini mahal karena semua dibawa dari Istanbul.

Ada lima pulau kecil lainnya yaitu Tavşan, Yassı (Plati), Sivri (Oxia), Sedef and Kaşık (Pita). Semua tidak berpenghuni dan tidak ada layanan feri.

 

tiarapermataistanbul2015

Transportation only bike, horse carts or walk around the island

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

 

Waktu berjalan dengan cepat, buru- buru saya kembali ke ferry dock. Saya tidak mau ketinggalan ferry kembali ke Istanbul. Secara keseluruhan perjalanan sepanjang Bosphorus dan Adalar memiliki keunikan yang berbeda. Tetapi keduanya adalah tempat untuk keluar dari keramaian Istanbul dari jaman dahulu sampai saat ini. Sejarah juga memainkan peran utama dari keberadaan pulau ini.

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English