Inspirasi Perjalanan, Istanbul

PERJALANAN KE ISTANBUL YANG SANTAI DAN NYAMAN

Ketika saya melakukan perjalanan yang lamban saya menemukan banyak hal yang baru dan mengalami hal – hal yang luar biasa. Saya bisa pergi ketempat yang sama beberapa kali namun masih terkagum-kagum.

Saya bertemu dengan dua orang Indonesia, Savitri dan Arif, yang akan menghadiri seminar. Beruntunglah saya!. Kami bertemu secara tidak sengaja di bandara Istanbul Ataturk. Singkat cerita, kami sepakat untuk pergi pesiar ke Bosphorus. Hari yang menyenangkan mulai dari pagi sampai tengah malam. Satu – satunya hari kami bersama. Saya pergi dengan Arif ke Hagia Sophia pada hari Senin dan pergi dengan rute yang berbeda dengan Savitri pada hari Kamis. Setelahnya saya bepergian sendiri.

 

tiarapermatadaretodream

One fine day at Istanbul

 

tiarapermataistanbul2015

 

tiarapermataistanbul2015

Panorama from Galata Tower

 

tiarapermataistanbul2015

Blue Mosque

 

tiarapermataistanbul2015

Security hut at Dolmabahce Palace

 

tiarapermataistanbul2015

Topkapi Harem

 

tiarapermataistanbul2015

Stop and rest at the benches in front of Blue Mosque

 

Pesiar dengan gaya yang lamban memberi kesempatan saya untuk mengalami bagaimana penduduk setempat hidup dan menjalani kehidupan mereka. Setiap pagi saya menyaksikan orang tergesa-gesa berangkat kerja, orang mengajak jalan-jalan anjing mereka dan sekumpulan orang tua di sebuah kafe di ujung jalan. Toko kecil yang menjual sayuran dan buah-buahan, toko yang raknya berjubel dengan barang-barang. Penjual roti Simit yang sibuk melayani pelanggan atau wanita-wanita cantik dengan pakaian musim gugur (jaket tebal dan sepatu boot dengan hak tinggi). Keluarga yang bersantai di New Mosque Complex. Orang yang pulang berbelanja dari Spice Bazaar dan beristirahat menikmati jajanan.

 

tiarapermataistanbul2015

Fishing at the Galata pier

 

tiarapermataistanbul2015

Pashmina vendor at Grand Bazaar (left)

 

tiarapermataistanbul2015

Medusa head at Basilica Cistern

 

Saya suka mencoba segala macam jenis transportasi umum dari bis, tram, metro, dan ferry umum. Ada kartu untuk public transport, Istanbulkart, yang saya gunakan sebagai tiket. Banyak mesin untuk mengisi ulang di sekitar pemberhentian metro, bis ataupun ferry. Mudah dan murah. Kadang saya hanya ingin melakukan perjalanan sampai di pemberhentian berikutnya atau yang paling akhir. Ini terjadi pada perjalanan saya ke Princes Island.

 

tiarapermataistanbul2015

Ceramic wall at Topkapi

 

tiarapermataistanbul2015

Hanging herbs at Spice Bazaar

 

tiarapermataistanbul2015

 

Istanbul begitu mempesona dan dan mengundang. Sembilan hari tidak cukup untuk menjelajah Istanbul dan sekitarnya. Saya ingin kembali kesini dan tinggal satu atau dua bulan. Lain kali.

 

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English