Eropa, Perjalanan Darat

ROAD TRIP KE EROPA

Menurut Wikipedia, road trip adalah perjalanan jarak jauh. Biasanya, perjalanan jarak jauh dengan mobil. Saya amat sangat suka dengan road trip.

Salah satu alasan saya suka bepergian ke Eropa karena saya dapat melakukan perjalanan ke negara lain dalam beberapa jam. Dalam dua minggu kami bisa mengunjungi beberapa negara. Saya sudah melakukan perjalanan Eropa dua kali pada tahun 2008 dan 2012. Ya, itu sudah lama. Tahunan.

Saya malah memiliki beberapa posting untuk perjalanan Eropa saya selama bertahun-tahun sebelum aku punya keberanian untuk menerbitkannya. Bahkan, saya menulis beberapa posting dua bulan setelah perjalanan saya tahun 2008. Fiuh. Seperti yang saya katakan sudah lama, tapi seperti kemarin.

 

Tujuan

Saya ingin mengunjungi Roma dan terutama Vatikan pada 2008. Kemudian kami memilih tujuan berikutnya pada 2012 pergi ke Lourdes. Untungnya, kami bepergian selama musim sepi, umumnya September dan Oktober.

Sayangnya, cuaca tidak selalu cerah seperti musim panas. Ketika kita turun dari The Netherland ke Perancis, super dingin dan berangin. Cuaca membaik di Italia dan Spanyol. Saya hanya pakai celana Capri dan kemeja, kadang-kadang dengan cardigan atau syal.

Namun, ketika kami pergi dan melintasi Jerman atau Austria, kembali ke cuaca dingin dan hujan. Saya mengenakan kemeja lengan panjang, mantel tebal, topi dan syal. Saya mengemas pakaian untuk dua musim, panas dan dingin/hujan. Kami harus mempersiapkan diri untuk setiap situasi.

 

Tourist queue in Vatican Museum

Tourist queue in Vatican Museum

 

Fleksibilitas

Kita harus kembali bekerja. Tepat waktu. Oleh karena itu untuk memenuhi daftar keinginan saya kami memiliki perjalanan yang pasti. Berapa lama kami tinggal di masing-masing kota dan apa yang akan kami lakukan disana.

Kami berhasil melakukan 90% aktifitas yang kami rencanakan di masing-masing kota. Checklist yang ambisius. Kita berhasil. Fleksibilitas perjalanan dengan mobil 100% fleksibel dengan rute mana yang kami ambil dan berhenti dimana kami mau.

 

Tiny single bed for me

Tiny single bed for me

 

Ketika kami melakukan perjalanan pada tahun 2008 kami memesan setiap hostel, hotel, dan apartemen sebelum kita berangkat. Kemudian perjalanan kedua adalah 2012, kami tinggal di camping ground, apartemen dan hotel.

Kami tidak memesan tempat di perkemahan tapi kami memesan apartemen di Barcelona dan Madrid selama beberapa malam. Kami hanya membawa katalog untuk tempat perkemahan di seluruh Eropa.

 

Our tent with two sleeping compartments

Our tent with two sleeping compartments

 

Camping ground in Orleans French.

Camping ground in Orleans French.

 

Spontanitas

Tidaklah mengherankan, bepergian tanpa rencana, bukan untuk kami. Meskipun spontanitas menyenangkan, kami punya anggaran terbatas. Kami harus tetap berpegang pada rencana kami sehingga kami dapat memanfaatkan rute sebanyak mungkin tapi tetap dalam anggaran.

Kami berhasil menyisipkan dua perhentian selama perjalanan kami pada 2008, Menara Pisa dan saya melihat salju pertama kali.

 

Pisa Tower

Pisa Tower

 

Early snow

 

Snown for the first time

 

GPS Device dan Peta

Saya tidak tahu di mana Timur atau Barat. Jika saya harus pergi sendiri, saya harus memiliki arah yang jelas seperti yang saya cetak dari peta google. Kami menggabungkan GPS di mobil dan peta untuk memastikan kami mengambil rute yang benar dan mencapai tempat di waktu yang tepat.

GPS tidak selalu benar, banyak kali kami harus berhenti untuk membandingkannya dengan peta. Kadang-kadang GPS dan peta tidak memiliki ide yang sama. Beberapa kali kami salah. Waktu terburuk jika kami salah di jalan tol. Tidak mudah untuk kembali ke arah lain.

 

tiarapermatadaretodream

 

Direction

 

Mengejar Ketinggalan

Orang tua kami mengajak kami jalan – jalan ketika kami tumbuh. Kami menyewa sebuah minivan dan sopir. Lain waktu kami bepergian di  dengan beberapa mobil bersama dengan saudara dan kenalan kami. Masa kecil yang indah.

Menikah dan memiliki keluarga. Hidup menjadi sibuk. Kadang-kadang kami tidak bertemu satu sama lain selama satu atau dua tahun. Waktu yang tepat sambung rasa satu sama lain.  Mengejar ketinggalan selama kami berpisah. Email atau telephone tidak bisa mengukur hubungan ini.

Kami memainkan lagu-lagu di radio atau CD. Saya tidak pernah lupa lagu Umbrella Rihanna sepanjang perjalanan kami di Italia tahun 2008. Setiap stasiun radio memainkan lagu ini berulang-ulang. Kami mendengar lagu ini lebih dari sepuluh kali sehari selama satu minggu. Luar biasa.

Pada tahun 2012 kami memiliki lagu tema yang berbeda, favorit keponakan saya I follow Rivers dari Lykke Li. Untungnya dia tidak meminta sepuluh kali sehari.

 

Oleh – Oleh yang Terbaik dari Perjalanan Kami: Photo sebanyak – banyaknya

Kami belum memiliki kamera DSLR. Kami hanya memiliki kamera point and shoot. Kami juga tidak memiliki kartu memori cadangan. Di tengah perjalanan kami, kartu memori adik saya penuh. Saya memberi kartu memori saya padanya. Jadilah dia fotografer kami sepanjang jalan. Saya punya banyak photo perjalanan ini. Hahahaha … ini adalah kenangan terbaik.

 

Kesimpulan

Semua road trip saya ke Eropa adalah perjalanan penuh dengan kegembiraan dan penuh dengan pengalaman yang luar biasa. Gembira. Menyenangkan. Penuh semangat. Saya rindu perjalanan yang panjang dan berliku. Semakin lama semakin baik. Setiap perjalanan memiliki kenangan yang berbeda.

 

Facebook Comments

Pos ini juga tersedia dalam bahasa: English